Fenomena Baru di Arab Saudi, Gurun Jadi Padang Bunga Lavender
Muhajirin
Selasa, 21 Februari 2023 - 08:40 WIB
Bunga Lavender di Arab Saudi (foto: Sahabat Saudi)
Fenomena baru di Arab Saudi kembali menggegerkan dunia. Hujan musim dingin yang lebat mengubah gurun pasir di bagian utara Arab Saudi menjadi padang bunga lavender.
Mengutip France24, banyak wisatawan yang rela melakukan perjalanan darat ratusan kilometer demi melihat fenomena tersebut. Seperti yang dilakukan oleh salah satu wisatawan, Nasser al-Karaani. Dia melakukan perjalanan 770 kilometer dari Riyadh untuk melihat bunga berwarna-warni sebelum layu.
“Pemandangan ini berlangsung pada 15 hingga 20 hari dalam setahun, dan kami datang ke sini khusus untuk menikmatinya,” kata pria berusia 55 tahun tersebut.
Baca Juga:Arab Saudi akan Tempatkan Petugas Keamanan Wanita di Masjid Nabawi
Untuk menyaksikan pemandangan gurun ini, para pengunjung mendirikan tenda dan memasak makanan di atas api terbuka. Selain itu, untuk menjaga area tersebut, penduduk di daerah itu menjauhkan unta untuk mencegah mereka memakan bunga tersebut.
“Pemandangan ini sepadan dengan perjalanan lebih dari 12 jam. Seolah-olah Anda berada di surga,” kata Hamza al-Mutairi, salah satu pengunjung.
Mengutip France24, banyak wisatawan yang rela melakukan perjalanan darat ratusan kilometer demi melihat fenomena tersebut. Seperti yang dilakukan oleh salah satu wisatawan, Nasser al-Karaani. Dia melakukan perjalanan 770 kilometer dari Riyadh untuk melihat bunga berwarna-warni sebelum layu.
“Pemandangan ini berlangsung pada 15 hingga 20 hari dalam setahun, dan kami datang ke sini khusus untuk menikmatinya,” kata pria berusia 55 tahun tersebut.
Baca Juga:Arab Saudi akan Tempatkan Petugas Keamanan Wanita di Masjid Nabawi
Untuk menyaksikan pemandangan gurun ini, para pengunjung mendirikan tenda dan memasak makanan di atas api terbuka. Selain itu, untuk menjaga area tersebut, penduduk di daerah itu menjauhkan unta untuk mencegah mereka memakan bunga tersebut.
“Pemandangan ini sepadan dengan perjalanan lebih dari 12 jam. Seolah-olah Anda berada di surga,” kata Hamza al-Mutairi, salah satu pengunjung.