LANGIT7.ID, Jakarta - Fenomena baru di
Arab Saudi kembali menggegerkan dunia. Hujan musim dingin yang lebat mengubah gurun pasir di bagian utara Arab Saudi menjadi padang bunga lavender.
Mengutip
France24, banyak wisatawan yang rela melakukan perjalanan darat ratusan kilometer demi melihat fenomena tersebut. Seperti yang dilakukan oleh salah satu wisatawan, Nasser al-Karaani. Dia melakukan perjalanan 770 kilometer dari Riyadh untuk melihat bunga berwarna-warni sebelum layu.
“Pemandangan ini berlangsung pada 15 hingga 20 hari dalam setahun, dan kami datang ke sini khusus untuk menikmatinya,” kata pria berusia 55 tahun tersebut.
Baca Juga: Arab Saudi akan Tempatkan Petugas Keamanan Wanita di Masjid NabawiUntuk menyaksikan pemandangan gurun ini, para pengunjung mendirikan tenda dan memasak makanan di atas api terbuka. Selain itu, untuk menjaga area tersebut, penduduk di daerah itu menjauhkan unta untuk mencegah mereka memakan bunga tersebut.
“Pemandangan ini sepadan dengan perjalanan lebih dari 12 jam. Seolah-olah Anda berada di surga,” kata Hamza al-Mutairi, salah satu pengunjung.
Hal yang sama dilakukan oleh Muhammad al-Mutairi yang rela berkendara hampir enam jam dari kampung halamannya di wilayah tengah Arab Saudi untuk melihat panorama langka tersebut. Memang, tidak ada yang menyangka pemandangan itu terjadi di Arab Saudi.
Baca Juga: Luncurkan New Murabba, Putra Mahkota Arab Saudi Siap Ubah Pusat Kota RiyadhDia terkagum-kagum mengamati lautan Bungan lavender yang membentang sejauh mata memandang di gurun pasir di sekitar Rafha, dekat perbatasan Irak. “Aroma dan pemandangan itu menyegarkan jiwa,” katanya.
Curah hujan memang tercatat tinggi di Arab Saudi sejak Desember 2022. Curah hujan itu terjadi dengan kecepatan yang sama dan hampir terus-menerus dalam jangka waktu yang sangat lama.
Akibat curah hujan melimpah itu, beberapa daerah jadi tertutup tanaman hijau. Sebelumnya, foto-foto pegunungan gersang berubah jadi penuh rumput juga menghebohkan jagat maya.
(jqf)