home global news

Dubes Inggris Owen Jenkins Apresiasi Kerja Keras Pemuda Indonesia

Kamis, 26 Agustus 2021 - 12:56 WIB
Gedung Kedutaan Besar Inggris di Jakarta. Foto: Foursquare
Delapan orang anggota Purna Paskibraka Kota Bandung dan tiga orang alumni SMAK BPK Penabur menerima penghargaan International tingkat Emas–Duke of Edinburgh tahun 2021 dari Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins dan Duta Besar Nadjib Riphat Kesoema (Pimpinan DOE Intaward Indonesia). Owen mengatakan skema Duke of Edinburgh Award sekarang beroperasi di 140 negara di dunia termasuk Indonesia dan mendorong anak-anak berusia 14-24 tahun untuk berbagi kepada komunitas mereka melalui kegiatan amal, berpetualang di alam, serta mempelajari keterampilan di luar kelas.

Pada tahun 2017, lebih dari 6 juta anak muda di Inggris telah berpartisipasi, dan 8 juta anak muda lainnya telah berpartisipasi di seluruh dunia. Setiap tahun, sekitar 300.000 anak berkontribusi terhadap penghargaan ini di Inggris memberikan 3,5 juta jam kerja sukarela untuk amal. Di Indonesia, sekitar 1500 anak muda berkontribusi menuju penghargaan setiap tahunnya.

Baca Juga:Xi Jinping dan Vladimir Putin Sepakat Bantu Afghanistan

"Saya sendiri pernah memenangkan penghargaan emas ini bertahun-tahun yang lalu dan membawa ayah saya untuk menerima penghargaan dari Pangeran Philip di Istana St James. Bagi saya, penghargaan ini berhasil mendorong penemuan jati diri, kemandirian, tanggung jawab, dan membantu saya, seperti banyak orang lain, menjembatani kesenjangan antara masa kecil dan dewasa," ujarnya dalam keterangan yang diterima LANGIT7.ID, Kamis (26/8).

Ia mengucapkan selamat kepada semua peserta dari Indonesia yang telah memenangkan Duke of Edinburgh Awards hari ini dan sangat menantikan untuk melihat mereka sukses dalam hidup dan karir mereka. "Selamat dan sukses untuk Anda,” katanya.

Salah satu penerima Award Emas dari SMAK BPK Penabur, Theodora merasa sangat bersyukur memperoleh kesempatan untuk membantu kelompok wanita di desa Cidokom, Jawa Barat dan dapat turut berpartisipasi memperbaiki kondisi perekonomian keluarga mereka selama masa pandemi. "Kami memberdayakan para ibu di desa untuk menanam bunga telang, mengeringkan dan menjualnya secara daring," tuturnya.

Baca Juga:Percepatan Internet Masuk Desa, Kemendes PDTT Lakukan Pilot Project 29 BUMDes
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pemuda pemuda islam pemuda muhammadiyah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya