Hukum Pilih-pilih Masjid untuk Salat Berjamaah
Mahmuda attar hussein
Rabu, 22 Februari 2023 - 11:40 WIB
Ilustrasi seseorang sedang melaksanakan salat di sebuah masjid. (Foto: Langit7.id/iStock)
Pilih-pilih masjid untuk salat berjamaah ini masih sering dilakukan oleh umat Islam. Salah satu alasannya karena mereka tidak menemukan kecocokan dengan masjid tertentu.
Kaum muslim memang diperintahkan untuk salat berjamaahdi masjid. Namun, masalah kecocokan menjadikan sebagian muslim bahkan lebih memilih masjid yang letaknya lebih jauh dari rumah mereka.
Lantas apa hukum pilih-pilih masjid untuk salat berjemaah ini?
Baca Juga:Wagub Jateng Minta Takmir Tak Larang Anak-anak Bermain di Masjid
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, muslim yang memilih masjid tertentu karena merasa ada kecocokan.Baik dari segi muatan dakwah, jemaah, dan lainnya, dianjurkan untuk konsisten melakukannya. "Anda konsisten di masjid yang Anda sudah senangi dan merasa nyaman," kataUAH dikutip dari penggalan kajiannya, Rabu (22/2/2023).
Namun disaat yang bersamaan, lanjut UAH, konsistensi itu tidak boleh menghalangi seseorang untuk membantu di masjid lain. Salah satunya memberikan pencerahan di masjid yang mungkin memang dianggap masih ada kekurangan. "Berikan bantuan kepada masjid yang masih butuh pencerahan, sehingga ada keluasan informasi di situ," ujarnya.
Adapun langkah yang mesti diperhatikan adalah dengan tidak memberikan informasi ke masjid dan menyalahkan terkait hal-hal tertentu.
Kaum muslim memang diperintahkan untuk salat berjamaahdi masjid. Namun, masalah kecocokan menjadikan sebagian muslim bahkan lebih memilih masjid yang letaknya lebih jauh dari rumah mereka.
Lantas apa hukum pilih-pilih masjid untuk salat berjemaah ini?
Baca Juga:Wagub Jateng Minta Takmir Tak Larang Anak-anak Bermain di Masjid
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, muslim yang memilih masjid tertentu karena merasa ada kecocokan.Baik dari segi muatan dakwah, jemaah, dan lainnya, dianjurkan untuk konsisten melakukannya. "Anda konsisten di masjid yang Anda sudah senangi dan merasa nyaman," kataUAH dikutip dari penggalan kajiannya, Rabu (22/2/2023).
Namun disaat yang bersamaan, lanjut UAH, konsistensi itu tidak boleh menghalangi seseorang untuk membantu di masjid lain. Salah satunya memberikan pencerahan di masjid yang mungkin memang dianggap masih ada kekurangan. "Berikan bantuan kepada masjid yang masih butuh pencerahan, sehingga ada keluasan informasi di situ," ujarnya.
Adapun langkah yang mesti diperhatikan adalah dengan tidak memberikan informasi ke masjid dan menyalahkan terkait hal-hal tertentu.