Bolehkah Memasukkan Bahan-bahan Antinutrien pada MPASI?
Fajar adhitya
Sabtu, 25 Februari 2023 - 15:39 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Antinutrien adalah zat yang dapat mengurangi ketersediaan nutrisi pada makanan dan dapat mengganggu penyerapan nutrisi oleh tubuh. Antinutrien sering ditemukan pada makanan yang berasal dari tumbuhan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran.
Dokter spesialis anak, dr Kurniawan Satria Denta mengatakan ada beberapa jenis antinutrien yang umum ditemukan dalam makanan, di antaranya adalah fitat, tanin, oksalat, dan saponin.
Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini 7 Penyebab Gangguan Pencernaan Bayi
"Fitat adalah anti nutrien yang sering ditemukan pada biji-bijian, seperti gandum dan beras. Fitat dapat mengikat mineral seperti kalsium, zink, dan besi dalam saluranpencernaan, sehingga mengurangi ketersediaan mineral tersebut untuk diserap oleh tubuh," kata pria yang akrab disapa dr Denta ini.
dr Denta juga menjelaskan tanin adalah antinutrien ditemukan pada teh, anggur, dan berbagai jenis buah-buahan.
"Tanin dapat mengikat protein dan mengganggu penyerapan zat besi, sehingga dapat menyebabkan defisiensi zat besi pada tubuh," jelasnya.
Sedangkan oksalat adalah antinutrien yang ditemukan pada sayuran seperti bayam, kangkung, dan ubi jalar.
Dokter spesialis anak, dr Kurniawan Satria Denta mengatakan ada beberapa jenis antinutrien yang umum ditemukan dalam makanan, di antaranya adalah fitat, tanin, oksalat, dan saponin.
Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini 7 Penyebab Gangguan Pencernaan Bayi
"Fitat adalah anti nutrien yang sering ditemukan pada biji-bijian, seperti gandum dan beras. Fitat dapat mengikat mineral seperti kalsium, zink, dan besi dalam saluranpencernaan, sehingga mengurangi ketersediaan mineral tersebut untuk diserap oleh tubuh," kata pria yang akrab disapa dr Denta ini.
dr Denta juga menjelaskan tanin adalah antinutrien ditemukan pada teh, anggur, dan berbagai jenis buah-buahan.
"Tanin dapat mengikat protein dan mengganggu penyerapan zat besi, sehingga dapat menyebabkan defisiensi zat besi pada tubuh," jelasnya.
Sedangkan oksalat adalah antinutrien yang ditemukan pada sayuran seperti bayam, kangkung, dan ubi jalar.