home masjid

Kaya Dunia Miskin di Akhirat atau Sebaliknya? Simak Penjelasan UAH

Rabu, 01 Maret 2023 - 06:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Umat Islam seringkali dihadirkan dengan pilihan sulit antara kaya di dunia dan miskin di akhirat, atau sebaliknya, miskin dunia tapi kaya di akhirat.

Menjawab pertanyaan tersebut, Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, bahwa akhirat adalah tempat berlabuh yang paling akhir bagi manusia. Artinya, tak ada lagi tempat persinggahan manusia setelah melalui serangkaian proses panjang dalam hidup.

"Setelah akhirat nggak ada tempat lagi. Setelah habis masa di dunia, mampir ke kubur, dan seterusnya, lalu terakhir di akhirat," ujar UAH dalam penggalan kajiannya, dikutip Rabu (1/3/2023).

Baca Juga:Ciri Orang Sombong, Bukan Cuma Mereka yang Bergelimang Harta

Hal itu mengisyaratkan keutamaan tersendiri. Di mana kaya akhirat adalah yang terbaik ketimbang kaya di dunia tapi miskin di akhirat.

Pasalnya, kaum muslimin yang kaya di akhirat akan mendapatkan segala yang dia inginkan. Lantas kekayaan itu pun abadi didapatkannya.

Berbeda dengan kaya di dunia, yang ketika manusia itu wafat, maka kekayaannya akan tertinggal pula di dunia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ustadz adi hidayat dunia dan akhirat orang kaya orang miskin
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya