home global news

Guru Besar UIN Jakarta Tawarkan 4 Hal Penguatan Toleransi Beragama

Rabu, 15 Maret 2023 - 18:20 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Masykuri Abdillah menyebut ada perbedaan makna antara kerukunan dan toleransi beragama.

Menurut Masykuri, toleransi adalah sikap memahami orang lain dan tidak mengganggu orang lain yang berbeda, baik beda ras, kelompok agama. atau kelompok politik.

Baca juga: Masjid “Pinky” Dimaukom Sebarkan Indahnya Warna Toleransi

"Toleransi sendiri mencakup dua hal yaitu toleransi negatif (negative interpretation of tolerance) dan toleransi positif (positive interpretation of tolerance)," kata Staf Khusus Wakil Presiden ini, dikutip dari laman UIN Jakarta.

Pemahaman toleransi negatif yaitu membiarkan orang lain beragama. Sementara, toleransi positif yang tidak hanya membiarkan agama seseorang, tapi sekaligus bekerjasama dengan orang lain berbeda dalam mewujudkankeharmonisan.

“Toleransi positif itulah di Indonesia yang disebut dengan kerukunan. Jadi kerukunan itu lebih dari sekedar toleransi karena juga membangun kerja sama. Inilah alasan mengapa kita sering menggunakan istilah kerukunan agama bukan toleransi beragama,” jelasnya.

Demi menguatkan toleransi beragama di Indonesia, Masykuri menawarkan empat hal yang harus dilakukan saat ini, yaitu:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
toleransi guru besar uin syarif hidayatullah kerukunan umat beragama
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya