Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home global news detail berita

Guru Besar UIN Jakarta Tawarkan 4 Hal Penguatan Toleransi Beragama

Muhajirin Rabu, 15 Maret 2023 - 18:20 WIB
Guru Besar UIN Jakarta Tawarkan 4 Hal Penguatan Toleransi Beragama
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Masykuri Abdillah menyebut ada perbedaan makna antara kerukunan dan toleransi beragama.

Menurut Masykuri, toleransi adalah sikap memahami orang lain dan tidak mengganggu orang lain yang berbeda, baik beda ras, kelompok agama. atau kelompok politik.

Baca juga: Masjid “Pinky” Dimaukom Sebarkan Indahnya Warna Toleransi

"Toleransi sendiri mencakup dua hal yaitu toleransi negatif (negative interpretation of tolerance) dan toleransi positif (positive interpretation of tolerance)," kata Staf Khusus Wakil Presiden ini, dikutip dari laman UIN Jakarta.

Pemahaman toleransi negatif yaitu membiarkan orang lain beragama. Sementara, toleransi positif yang tidak hanya membiarkan agama seseorang, tapi sekaligus bekerjasama dengan orang lain berbeda dalam mewujudkan keharmonisan.

“Toleransi positif itulah di Indonesia yang disebut dengan kerukunan. Jadi kerukunan itu lebih dari sekedar toleransi karena juga membangun kerja sama. Inilah alasan mengapa kita sering menggunakan istilah kerukunan agama bukan toleransi beragama,” jelasnya.

Demi menguatkan toleransi beragama di Indonesia, Masykuri menawarkan empat hal yang harus dilakukan saat ini, yaitu:

Baca juga: Masjid Ibnu Batutah Bali Cermin Keindahan Toleransi Indonesia

1. Sosialisasi kerukunan melalui empat bingkai: teologis, sosiologis (kultural), politik kebangsaan dan yuridis yang dilakukan melalui pendidikan dan interkasi sosial.

2. Penguatan status hukum serta anggaran dan kinerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di semua wilayah, terutama sebagai mediator perselisihan antarumat bergama.

3. Penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok lain.

4. Penguatan peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam bentuk pembuatan peta konflik serta pencegahan dan penyelesaian konflik/perselisihan tanpa pertimbangan politis.

Baca juga: 5 Strategi Bisnis Rasulullah SAW: Ada Toleransi dan Beri Kemudahan

“Intinya yang harus kita pahami adalah toleransi itu berada dalam wilayah sosiologis (sosiologycal tolerance) tapi tidak dalam wilayah teologis atau keyakinan (teologycal tolerance),” paparnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)