home lifestyle muslim

Muslim Life Fair Bangun Support System Fesyen Lokal dari Gempuran Thrifting Impor

Sabtu, 18 Maret 2023 - 21:00 WIB
Muslim Life Fair 2023 (Foto: istimewa)
Pakaian bekas impor menjadi sorotan dan disebut Presiden Joko Widodo mengganggu industri tekstil dalam negeri. Serbuan impor dianggap menjadi salah satu penyebab industri lokal galau memasarkan produk.

Sepanjang 2022 Bea Cukai telah melakukan penindakan terhadap impor pakaian bekas ilegal melalui laut dan darat sebanyak 234 kali dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp24,21 miliar.

Nilai tersebut mengalami peningkatan dari beberapa tahun sebelumnya, yakni 165 kali penindakan dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp17,42 miliar di tahun 2021 dan 169 kali penindakan dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp10,37 miliar di tahun 2020.

Baca Juga:Gaya Hesti Purwadinata Tetap Cantik Pakai Kebaya 100 Ribuan

Guna mendukung sirkulasi fesyen lokal dan produk halal lainnya, Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) menggelar Muslim LifeFair. Agenda ini dihelat sebagai bentuk komitmen pelaku bisnis halal untuk mewujudkan misi Indonesia menjadi pusat produsen halal dunia 2024.

Pameran ini akan berlangsung selama tiga hari mulai Jumat hingga Ahad (17-19 Maret 2023) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Muslim Life Fair bukan sekedar ajang bazaar produk halal dan keuangan syariah, tetapi sekaligus juga ajang edukasi dan mempererat silaturahmi antar sesama pelaku usaha halal dan pengunjung.

Mengusung tema #NyoKiteKumpul, Ketua KPMI, Rachmat Marpaung mengatakan pameran Muslim Life Fair JIEXPO tahun ini bisa kembali membangkitkan semangat bermuamalah sesuai tuntunan Rasulullah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan skala bisnis pelaku UKM/UMKM dan memperkuat ekosistem bisnis halal di Indonesia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
fesyen muslim bisnis fesyen fesyen lokal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya