Ikhtiar Jomblo Fisabilillah dalam Mencari Jodoh
Muhajirin
Sabtu, 25 Maret 2023 - 05:00 WIB
Ilustrasi muslim lajang. Foto: Langit7/iStock.
Mencari jodoh adalah salah satu ikhtiar terbesar dalam hidup seorang Muslim. Namun, tidak semua orang diberikan kemudahan dalam mencarinya. Bagi mereka yang masihmenjomblo, ikhtiar menjadi sangat penting untuk dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan ajaran agama.
Salah satu tokoh inspiratif yang kerap memberikan pemahaman tentang ikhtiar jodoh adalah Ustadz Salim A Fillah. Dalam salah satu ceramahnya, dia mengungkapkan bahwa terkadang orang salah kaprah dalam melakukan ikhtiar jodoh.
Baca juga: Siap Jadi Jomblo Bahagia? Mulai Terapkan 3 Kiat Sederhana Ini
"Ikhtiarnya jofisah (jomblo fisabilillah) dan bagaimana meyakinkan seseorang itu jodohnya? Karena dia jomblo waktu di dunia, ketika mendekati Bidadari maka bidadarinya berkata ‘kita temenan aja ya’. Nah, ikhtiar ya. Ini ikhtiar penting," ungkap Salim A Fillah.
Menurutnya, ikhtiar dalam mencari jodoh tidak hanya dilakukan oleh diri sendiri, namun juga melibatkan peran wali, orang tua, saudara laki-laki, bahkan teman-teman sekitar. Beliau memberikan contoh bagaimana caranya mencarikan jodoh untuk teman atau saudara.
"Skenarionya kita atur, kalau bapaknya berangkat subuh gitu, ‘Pak cari dong Pak Yang suguhan di shaft depan, yang masih muda, soalnya ajak pulang ke rumah, sarapan nanti saya bikinkan soto’. Skenarionya misalnya begitu," kata Salim A Fillah.
Namun, mencari jodoh bukan hanya sekedar mengenal seseorang, namun juga meyakinkan bahwa orang tersebut adalah jodoh yang tepat. Bagaimana caranya? Menurut Salim A Fillah, keyakinan seseorang adalah jodoh kita haruslah dilakukan secara berbarengan dengan ikhtiar yang dilakukan.
Salah satu tokoh inspiratif yang kerap memberikan pemahaman tentang ikhtiar jodoh adalah Ustadz Salim A Fillah. Dalam salah satu ceramahnya, dia mengungkapkan bahwa terkadang orang salah kaprah dalam melakukan ikhtiar jodoh.
Baca juga: Siap Jadi Jomblo Bahagia? Mulai Terapkan 3 Kiat Sederhana Ini
"Ikhtiarnya jofisah (jomblo fisabilillah) dan bagaimana meyakinkan seseorang itu jodohnya? Karena dia jomblo waktu di dunia, ketika mendekati Bidadari maka bidadarinya berkata ‘kita temenan aja ya’. Nah, ikhtiar ya. Ini ikhtiar penting," ungkap Salim A Fillah.
Menurutnya, ikhtiar dalam mencari jodoh tidak hanya dilakukan oleh diri sendiri, namun juga melibatkan peran wali, orang tua, saudara laki-laki, bahkan teman-teman sekitar. Beliau memberikan contoh bagaimana caranya mencarikan jodoh untuk teman atau saudara.
"Skenarionya kita atur, kalau bapaknya berangkat subuh gitu, ‘Pak cari dong Pak Yang suguhan di shaft depan, yang masih muda, soalnya ajak pulang ke rumah, sarapan nanti saya bikinkan soto’. Skenarionya misalnya begitu," kata Salim A Fillah.
Namun, mencari jodoh bukan hanya sekedar mengenal seseorang, namun juga meyakinkan bahwa orang tersebut adalah jodoh yang tepat. Bagaimana caranya? Menurut Salim A Fillah, keyakinan seseorang adalah jodoh kita haruslah dilakukan secara berbarengan dengan ikhtiar yang dilakukan.