Viral Pria Muslim Dilarang Shalat di Stasiun Kereta Ottawa
Garry Talentedo Kesawa
Ahad, 26 Maret 2023 - 07:00 WIB
Tangkapan layar video menunjukkan seorang penjaga keamanan Via Rail mendekati seorang pria Muslim dan memintanya untuk tidak sholat di dalam stasiun kereta Ottawa. (Foto: Twitter/@nccm)
Seorang penjaga keamanan yang bekerja sebagai subkontraktor di Via Rail, Kanada, mendadak viral lantaran meminta seorang pria Muslim untuk tidak shalat di Stasiun Kereta Ottawa. Sang penjaga keamanan tersebut saat ini telah diskors sembari menunggu penyelidikan.
Melansir Arab News dari CTV News Ottawa, Sabtu (25/3/2023), pria Muslim yang diidentifikasi bernama Ahmad, baru saja selesai shalat di lorong kosong stasiun. Namun, seorang penjaga keamanan lalu mendekatinya dan berkata, "jangan sholat di sini ... Sholat di luar lain kali."
Ahmad mengatakan kepada saluran berita bahwa insiden tersebut terjadi pada hari Senin di stasiun di ibukota Kanada.
Baca Juga:Muslim Amerika dan Islamofobia
Menurut situs berita Ottawa Citizen, sebuah video insiden yang menjadi viral menunjukkan penjaga dengan rompi keamanannya memberi tahu pria itu bahwa shalatnya mengganggu pengguna stasiun lainnya.
Atas ulah sang penjaga keamanan, Via Rail mengeluarkan permintaan maaf tanpa pamrih kepada pria itu. Via Rail juga menjanjikan penyelidikan penuh dan akan melakukan “tindakan yang tepat” berdasarkan temuannya.
Via Rail mengaku menyesal atas insiden menyedihkan tersebut. Via Rail bersama Dewan Nasional Muslim Kanada, yang notabene sebuah kelompok advokasi dan hak-hak sipil, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan bahwa kedua pihak telah mengadakan pembicaraan yang konstruktif dan bahwa operator bekerja untuk meningkatkan kebijakan keragaman dan inklusi.
Melansir Arab News dari CTV News Ottawa, Sabtu (25/3/2023), pria Muslim yang diidentifikasi bernama Ahmad, baru saja selesai shalat di lorong kosong stasiun. Namun, seorang penjaga keamanan lalu mendekatinya dan berkata, "jangan sholat di sini ... Sholat di luar lain kali."
Ahmad mengatakan kepada saluran berita bahwa insiden tersebut terjadi pada hari Senin di stasiun di ibukota Kanada.
Baca Juga:Muslim Amerika dan Islamofobia
Menurut situs berita Ottawa Citizen, sebuah video insiden yang menjadi viral menunjukkan penjaga dengan rompi keamanannya memberi tahu pria itu bahwa shalatnya mengganggu pengguna stasiun lainnya.
Atas ulah sang penjaga keamanan, Via Rail mengeluarkan permintaan maaf tanpa pamrih kepada pria itu. Via Rail juga menjanjikan penyelidikan penuh dan akan melakukan “tindakan yang tepat” berdasarkan temuannya.
Via Rail mengaku menyesal atas insiden menyedihkan tersebut. Via Rail bersama Dewan Nasional Muslim Kanada, yang notabene sebuah kelompok advokasi dan hak-hak sipil, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan bahwa kedua pihak telah mengadakan pembicaraan yang konstruktif dan bahwa operator bekerja untuk meningkatkan kebijakan keragaman dan inklusi.