Temui Presiden Jokowi, PP Pemuda Muhammadiyah Sampaikan Hal Ini
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 27 Maret 2023 - 19:30 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima kunjungan Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/3/2023). (Foto: BPMI Setpres)
Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, PP Pemuda Muhammadiyah menyampaikan apresiasi kepada Presiden yang menaruh perhatian besar terhadap gerakan pengembangan kepemudaan di Tanah Air.
"Kami mengapresiasi perhatian Bapak Presiden terhadap gerakan pengembangan kepemudaan secara nasional, khususnya untuk Pemuda Muhammadiyah. Beliau meluangkan waktu hadir di pembukaan Muktamar kami di Balikpapan sekaligus memperkenalkan komposisi formatur hasil Muktamar ke-XVIII di Balikpapan," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla dalam keterangannya, Senin (27/3/2023).
Dzulfikar menyebut pihaknya turut menyampaikan kepada Jokowi terkait empat poin pokok yang dihasilkan saat Muktamar ke-XVIII PP Pemuda Muhammadiyah beberapa waktu lalu. Di antaranya peneguhan gerakan Islam Berkemajuan, gerakan kewirausahaan (social entrepreneurship), gerakan keilmuan, hingga gerakan politik kebangsaan.
Baca Juga:Pemuda Muhammadiyah Minta Kasus Penganiayaan oleh Anak Pejabat Pajak Diusut Tuntas
"Kami meng-underline kurang lebih dua poin besar tentang gerakan politik kebangsaan dan gerakan social entrepreneurship," ungkap Dzulfikar.
Menurut Dzulfikar, Presiden Jokowi menyatakan dukungannya terhadap gerakan-gerakan kepemudaan, utamanya di bidang gerakan ekonomi. Presiden mengingatkan kepada para pemuda untuk menetapkan fokus gerakannya terhadap pengembangan ekonomi, utamanya yang berbasis kerakyatan dan usaha, kecil, mikro, menengah (UMKM).
"Pemuda Muhammadiyah hari ini menjawab tantangan tersebut. Kita sudah menyiapkan serangkaian konsep dan gagasan bahkan termasuk di komposisi kami besok ada selain bidang ekonomi, kita sudah ada bidang pengembangan badan usaha milik Pemuda Muhammadiyah," tutur Dzulfikar.
"Kami mengapresiasi perhatian Bapak Presiden terhadap gerakan pengembangan kepemudaan secara nasional, khususnya untuk Pemuda Muhammadiyah. Beliau meluangkan waktu hadir di pembukaan Muktamar kami di Balikpapan sekaligus memperkenalkan komposisi formatur hasil Muktamar ke-XVIII di Balikpapan," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla dalam keterangannya, Senin (27/3/2023).
Dzulfikar menyebut pihaknya turut menyampaikan kepada Jokowi terkait empat poin pokok yang dihasilkan saat Muktamar ke-XVIII PP Pemuda Muhammadiyah beberapa waktu lalu. Di antaranya peneguhan gerakan Islam Berkemajuan, gerakan kewirausahaan (social entrepreneurship), gerakan keilmuan, hingga gerakan politik kebangsaan.
Baca Juga:Pemuda Muhammadiyah Minta Kasus Penganiayaan oleh Anak Pejabat Pajak Diusut Tuntas
"Kami meng-underline kurang lebih dua poin besar tentang gerakan politik kebangsaan dan gerakan social entrepreneurship," ungkap Dzulfikar.
Menurut Dzulfikar, Presiden Jokowi menyatakan dukungannya terhadap gerakan-gerakan kepemudaan, utamanya di bidang gerakan ekonomi. Presiden mengingatkan kepada para pemuda untuk menetapkan fokus gerakannya terhadap pengembangan ekonomi, utamanya yang berbasis kerakyatan dan usaha, kecil, mikro, menengah (UMKM).
"Pemuda Muhammadiyah hari ini menjawab tantangan tersebut. Kita sudah menyiapkan serangkaian konsep dan gagasan bahkan termasuk di komposisi kami besok ada selain bidang ekonomi, kita sudah ada bidang pengembangan badan usaha milik Pemuda Muhammadiyah," tutur Dzulfikar.