home global news

Riset: Pasien Varian Delta Dua Kali Berisiko Rawat Inap

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 13:02 WIB
Dokter dibantu tenaga kesehatan melakukan penanganan pada pasien Covid-19 di ruang ICU Foto: Langit7.id/Istock
Pasien Covid-19 yang terinfeksi varian delta memiliki dua kali lipat risiko menjalani rawat inap dibandingkan mereka yang terkena varian alpha. Kesimpulan itu berdasar dari sebuah studi dipublikasikan di jurnal Lancet Infectious Diseases pada Jumat (27/8), seperti dilansir laman thelancet.com.

Ini adalah studi terbesar yang menganalisis kasus Covid-19 yang dikonfirmasi pakar pengurutan genom virus. Peneliti melibatkan lebih dari 43 ribu orang positif Covid-19 di Inggris yang sebagian besar belum mendapatkan vaksin, sekaligus membandingkan risiko rawat inap di rumah sakit antara penderita Covid-19 varian delta dengan penderita varian alpha.

Varian delta pertama kali ditemukan di India. Sementara varian alpha awal teridentifikasi di Kent, Inggris pada tahun lalu.

"Analisa kami menyoroti bahwa tanpa vaksinasi, wabah varian delta berpeluang memberikan beban yang luar biasa terhadap layanan kesehatan dibanding pandemi alpha," kata salah satu penulis studi terkemuka sekaligus pakar statistik Cambridge University, Anne Presanis.

Studi itu dilakukan dengan acuan kasus periode Maret-Mei, yakni selama tahap awal kampanye vaksinasi Covid-19 Inggris. Alasan itu, peneliti tidak dapat memperkirakan risiko lainnya bagi orang yang tidak divaksinasi atau yang baru mendapatkan dosis awal.

Sementara dalam studi laiin yakni sebuah penelitian kesehatan masyarakat di Inggris menemukan perlindungan dua vaksin Covid-19 yang paling umum digunakan terhadap varian delta di sana, Pfizer dan AstraZeneca, melemah dalam waktu tiga bulan.

Penelitian itu juga menemukan mereka yang terinfeksi setelah menerima dua suntikan vaksin Pfizer-BioNTech atau AstraZeneca mungkin berisiko lebih besar menular bagi orang lain daripada varian virus corona sebelumnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
covid-19 covid-19 varian-delta pandemi vaksinasi covid-19
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya