Terobosan Industri Halal, Erick Thohir Resmikan Halal Hub di Rest Area
Muhajirin
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 17:45 WIB
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah sekaligus Menteri BUMN, Erick Thohir saat meresmikan Halal Hub di Rest Area 72A di Tol Jakarta - Padalarang, Sabtu (28/8/2021). Foto: Kementrian BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir mengawali penerapan halal hub di rest area alias area istirahat di jalan tol. Erick Thohir mengungkapkan halal hub di rest area akan mendukung pelaku usaha halal berkembang.
"Peresmian rest area 72A sebagai Halal Hub ditujukan untuk menjadi wadah para pelaku usaha halal yang merupakan elemen penting menggerakkan pasar industri halal agar usahanya makin berkembang," papar Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/8/2021).
Menteri BUMN sekaligus Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu menambahkan lokasi ini terbuka bagi semua pelaku usaha halal yang memerlukan tempat menjual produk sekaligus mengedukasi masyarakat agar kesadaran halal terus meningkat.
Pemerintah sendiri terus mengembangkan Kawasan Industri Halal (KIH). Kini sudah ada tiga KIH, di antaranya Modern Cikande Industrial Estate di Serang, Banten, Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo, Jawa Timur, dan kawasan industri halal Bintan Inti Halal Hub di Kabupaten Bintan.
“Sebagai negara muslim terbesar di dunia ini, kami ingin Indonesia dikenal di seluruh dunia yang sudah mulai bergeser keinginannya sehingga gaya hidup halal melonjak cepat. Meski masih dalam situasi pandemi, namun tren halal lifestyle diyakini tetap mampu memikat masyarakat domestik dan juga global," kata Erick Thohir.
Untuk menjadikan Indonesia sebagai halal hub memang dibutuhkan pendekatan yang lebih makro. Namun demikian, agar masyarakat di negara yang mayoritas muslim ini mengenal lebih dekat dan menggunakan produk-produk halal diperlukan implementasi dalam skala mikro.
Salah satunya, penyediaan pusat-pusat penjualan produk halal yang mudah diakses segala lapisan masyarakat dengan harga terjangkau dan bersaing.
"Peresmian rest area 72A sebagai Halal Hub ditujukan untuk menjadi wadah para pelaku usaha halal yang merupakan elemen penting menggerakkan pasar industri halal agar usahanya makin berkembang," papar Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/8/2021).
Menteri BUMN sekaligus Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu menambahkan lokasi ini terbuka bagi semua pelaku usaha halal yang memerlukan tempat menjual produk sekaligus mengedukasi masyarakat agar kesadaran halal terus meningkat.
Pemerintah sendiri terus mengembangkan Kawasan Industri Halal (KIH). Kini sudah ada tiga KIH, di antaranya Modern Cikande Industrial Estate di Serang, Banten, Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo, Jawa Timur, dan kawasan industri halal Bintan Inti Halal Hub di Kabupaten Bintan.
“Sebagai negara muslim terbesar di dunia ini, kami ingin Indonesia dikenal di seluruh dunia yang sudah mulai bergeser keinginannya sehingga gaya hidup halal melonjak cepat. Meski masih dalam situasi pandemi, namun tren halal lifestyle diyakini tetap mampu memikat masyarakat domestik dan juga global," kata Erick Thohir.
Untuk menjadikan Indonesia sebagai halal hub memang dibutuhkan pendekatan yang lebih makro. Namun demikian, agar masyarakat di negara yang mayoritas muslim ini mengenal lebih dekat dan menggunakan produk-produk halal diperlukan implementasi dalam skala mikro.
Salah satunya, penyediaan pusat-pusat penjualan produk halal yang mudah diakses segala lapisan masyarakat dengan harga terjangkau dan bersaing.