Masjid Al Akbar Surabaya Olah Limbah Kurban Jadi Kompos
Tim langit 7
Sabtu, 01 Juli 2023 - 12:12 WIB
Humas MAS Helmy M Noor (kanan) menunjukkan kompos hasil olehan dari limbah hewan kurban, Sabtu (1/7/2023)
Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) mengolah limbah dari penyembelihan hewan kurban menjadi kompos untuk tanaman.
"Proses pengolahan limbah dan sekaligus memasak jeroan hewan qurban itu dilakukan di area Komposter MAS seluas 16m x 16m," kata Humas MAS Helmy M Noor di Surabaya, Sabtu (1/7/2023)
Khusus liang yang digunakan sebagai komposter berukuran 3 x 3 meter dengan kedalaman 1,5m. Limbah-limbah hewan kurban itu pun langsung dimasukkan ke dalam liang tersebut.
"Kami juga mencampurkan limbah itu dengan daun-daunan sampah tanaman yang ada di halaman masjid. Estimasi menjadi kompos sekitar 6 bulan," imbuhnya.
Baca juga:Mengintip Kebahagiaan Penyintas Gempa Cianjur Terima Hewan Kurban
Menurut Helmy, setelah dikemas, kompos tersebut selain untuk menyuburkan tanaman di kawasan Masjid Al Akbar juga diberikan kepada jamaah yang membutuhkan secara cuma-cuma alias gratis.
Sedangkan jeroan, setelah dibersihkan dari kotoran, dicuci dengan air mengalir 3 kali lalu dimasak setengah matang dalam 3 dandang ukuran besar. Setelah itu baru dibagi kepada penerima qurban dalam kemasan 1,5 kg bersama daging dan tulang.
"Proses pengolahan limbah dan sekaligus memasak jeroan hewan qurban itu dilakukan di area Komposter MAS seluas 16m x 16m," kata Humas MAS Helmy M Noor di Surabaya, Sabtu (1/7/2023)
Khusus liang yang digunakan sebagai komposter berukuran 3 x 3 meter dengan kedalaman 1,5m. Limbah-limbah hewan kurban itu pun langsung dimasukkan ke dalam liang tersebut.
"Kami juga mencampurkan limbah itu dengan daun-daunan sampah tanaman yang ada di halaman masjid. Estimasi menjadi kompos sekitar 6 bulan," imbuhnya.
Baca juga:Mengintip Kebahagiaan Penyintas Gempa Cianjur Terima Hewan Kurban
Menurut Helmy, setelah dikemas, kompos tersebut selain untuk menyuburkan tanaman di kawasan Masjid Al Akbar juga diberikan kepada jamaah yang membutuhkan secara cuma-cuma alias gratis.
Sedangkan jeroan, setelah dibersihkan dari kotoran, dicuci dengan air mengalir 3 kali lalu dimasak setengah matang dalam 3 dandang ukuran besar. Setelah itu baru dibagi kepada penerima qurban dalam kemasan 1,5 kg bersama daging dan tulang.