PLN BUMN Paling Progresif Selamatkan Aset Negara
Mahmuda attar hussein
Ahad, 29 Agustus 2021 - 07:28 WIB
PLN sertifikasi 3.459 persil tanah negara.Foto: Humas PLN
PT PLN (Persero) menargetkan dapat menuntaskan sertifikasi 3.459 persil tanah negara yang dikelola perseroan di Pulau Kalimantan pada 2021. Upaya melakukan sertifikasi tanah, menjadikan PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) paling progresif dalam hal legalisasi aset milik negara.
Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Muhammad Ikbal Nur, mengatakan hingga Agustus 2021, PLN berhasil menyelesaikan penerbitan 1.540 sertifikat tanah di Kalimantan. Di sisi lain, 1.919 persil tanah yang harus diselesaikan sedang dalam proses pemberkasan internal, verifikasi, pendaftaran awal, hingga pengukuran.
"Dengan semangat untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan Kementerian ATR/BPN di seluruh wilayah Indonesia, dengan supervisi dari KPK, kami menargetkan di akhir tahun 2023, aset PLN secara nasional akan 100 persen bersertifikat," kata Ikbal dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Sertifikasi Tanah PLN di Wilayah Kalimantan, dalam keterangan tertulis, Minggu (29/08/).
Baca juga:Berkat SPLU PLN, Pembuatan Kapal Nelayan di Majene Lebih Cepat dan Efisien
Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Muhammad Ikbal Nur, mengatakan hingga Agustus 2021, PLN berhasil menyelesaikan penerbitan 1.540 sertifikat tanah di Kalimantan. Di sisi lain, 1.919 persil tanah yang harus diselesaikan sedang dalam proses pemberkasan internal, verifikasi, pendaftaran awal, hingga pengukuran.
"Dengan semangat untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan Kementerian ATR/BPN di seluruh wilayah Indonesia, dengan supervisi dari KPK, kami menargetkan di akhir tahun 2023, aset PLN secara nasional akan 100 persen bersertifikat," kata Ikbal dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Sertifikasi Tanah PLN di Wilayah Kalimantan, dalam keterangan tertulis, Minggu (29/08/).
Baca juga:Berkat SPLU PLN, Pembuatan Kapal Nelayan di Majene Lebih Cepat dan Efisien