Kritik Terhadap Kritik Rocky Gerung
Tim langit 7
Kamis, 03 Agustus 2023 - 22:30 WIB
Koordinator Nasional Jaringan Nasional Keumatan (JNK), Nanang Firdaus Masduki
Tindakan provokasi, agitasi bahkan ujaran kebencian terhadap Presiden RI Joko Widodo masih terus berlangsung dan cenderung massif jelang pilpres 2024 mendatang. Salah satunya seperti yang dilakukan Rocky Gerung baru-baru ini.
Koordinator Nasional Jaringan Nasional Keumatan (JNK), Nanang Firdaus Masduki menyebut, fenomena semacam ini bukanlah hal yang baru terjadi.
"Kita harus jujur mengatakan bahwa ini adalah residu pertarungan politik 2019 yang sangat keras dan masih tersisa bahkan bisa jadi sengaja dipelihara oleh pihak-pihak tertentu," katanya, Kamis (3/8/2023)
Ketua JNK mengharapkan, bergabungnya Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno ke dalam koalisi pimpinan Jokowi akan secara otomatis menurunkan tensi pertarungan menjadi langkah rekonsoliasi menyeluruh antara para pihak yang berkompetisi. Namun nyatanya hal itu belum sepenuhnya terwujud.
Rocky Gerung yang pada pilpres 2019 disinyalir mendukung pasangan 02, secara konsisten terus melakukan provokasi, agitasi dan perlawanan.
Bergabungnya kandidat yang diusungnya dalam koalisi pemerintahan tidak serta merta diikuti oleh para pendukungnya. Dan Jaringan Nasional Keumatan mengecam hal itu masih saja dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab hingga saat ini.
JNK menilai, bangsa ini harus diselamatkan dari polarisasi yang merusak semacam ini. Jaringan Nasional Keumatan menyatakan hal-hal sebagai berikut:
Koordinator Nasional Jaringan Nasional Keumatan (JNK), Nanang Firdaus Masduki menyebut, fenomena semacam ini bukanlah hal yang baru terjadi.
"Kita harus jujur mengatakan bahwa ini adalah residu pertarungan politik 2019 yang sangat keras dan masih tersisa bahkan bisa jadi sengaja dipelihara oleh pihak-pihak tertentu," katanya, Kamis (3/8/2023)
Ketua JNK mengharapkan, bergabungnya Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno ke dalam koalisi pimpinan Jokowi akan secara otomatis menurunkan tensi pertarungan menjadi langkah rekonsoliasi menyeluruh antara para pihak yang berkompetisi. Namun nyatanya hal itu belum sepenuhnya terwujud.
Rocky Gerung yang pada pilpres 2019 disinyalir mendukung pasangan 02, secara konsisten terus melakukan provokasi, agitasi dan perlawanan.
Bergabungnya kandidat yang diusungnya dalam koalisi pemerintahan tidak serta merta diikuti oleh para pendukungnya. Dan Jaringan Nasional Keumatan mengecam hal itu masih saja dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab hingga saat ini.
JNK menilai, bangsa ini harus diselamatkan dari polarisasi yang merusak semacam ini. Jaringan Nasional Keumatan menyatakan hal-hal sebagai berikut: