Fadli Zon Pimpin Parlemen ASEAN Rumuskan Langkah Konkret Krisis Myanmar
Tim langit 7
Rabu, 09 Agustus 2023 - 23:20 WIB
Ketua BKSAP DPR RI, Dr. Fadli Zon memimpin Sidang Komisi Politik membahas isu-isu politik, keamanan, dan perdamaian di regional ASEAN.
Sebagai bagian dari perhelatan Sidang Umum AIPA ke-44 di Jakarta, telah dilaksanakan Sidang Komisi Politik. Ketua BKSAP DPR RI, Dr. Fadli Zon memimpin Sidang Komisi Politik membahas isu-isu politik, keamanan, dan perdamaian yang terjadi di regional ASEAN.
Dalam sidang tersebut telah berhasil disepakati 6 Resolusi terkait diadopsinya Laporan ASEAN-AIPA Leaders’ Interface Summit; Laporan AIPA Caucus ke-14; Resolusi untuk menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas kawasan; Resolusi terkait ancaman terorisme, ekstrimisme, dan radikalisasi; Resolusi Peran Parlemen dalam menangani isu ketahanan pangan, air, dan energi di ASEAN; dan Resolusi Peran Parlemen menciptakan perdamaian di Myanmar.
Fadli Zon menyatakan, para Delegasi AIPA berhasil menghasilkan konsensus untuk mengeksplorasi pilihan mekanisme yang sesuai dan dapat digunakan untuk mengawasi implementasi Five-Point Consensus yang selama ini digunakan sebagai dasar untuk mengembalikan situasi aman dan damai di Myanmar.
Baca juga:Tuan Rumah Sidang Umum AIPA ke-44, DPR RI Ajukan 6 Draf Resolusi
Fadli Zon menyampaikan, ini adalah milestone bagi keterlibatan parlemen melalui diplomasi parlemen untuk berkontribusi bagi perdamaian kawasan dan aspek kemanusiaan. Dalam sidang bersama negara-negara observer AIPA juga disepakati komitmen bersama untuk menghimpun bantuan kemanusiaan yang ditujukan untuk Masyarakat Myanmar yang terdampak krisis berkepanjangan.
Fadli Zon berharap bahwa komitmen negara-negara anggota AIPA dan negara observer ini dapat menjadi titik terang bagi tercapainya perdamaian di Myanmar dan kestabilan kawasan di Asia Tenggara dan sekitar.
Sidang komisi politik ASEAN Inter - Parliamentary Assembly (AIPA) ke -44 menyepakati pembentukan semacam komite ad hoc dalam upaya membantu Myanmar mencapai solusi damai dan berkelanjutan.
Dalam sidang tersebut telah berhasil disepakati 6 Resolusi terkait diadopsinya Laporan ASEAN-AIPA Leaders’ Interface Summit; Laporan AIPA Caucus ke-14; Resolusi untuk menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas kawasan; Resolusi terkait ancaman terorisme, ekstrimisme, dan radikalisasi; Resolusi Peran Parlemen dalam menangani isu ketahanan pangan, air, dan energi di ASEAN; dan Resolusi Peran Parlemen menciptakan perdamaian di Myanmar.
Fadli Zon menyatakan, para Delegasi AIPA berhasil menghasilkan konsensus untuk mengeksplorasi pilihan mekanisme yang sesuai dan dapat digunakan untuk mengawasi implementasi Five-Point Consensus yang selama ini digunakan sebagai dasar untuk mengembalikan situasi aman dan damai di Myanmar.
Baca juga:Tuan Rumah Sidang Umum AIPA ke-44, DPR RI Ajukan 6 Draf Resolusi
Fadli Zon menyampaikan, ini adalah milestone bagi keterlibatan parlemen melalui diplomasi parlemen untuk berkontribusi bagi perdamaian kawasan dan aspek kemanusiaan. Dalam sidang bersama negara-negara observer AIPA juga disepakati komitmen bersama untuk menghimpun bantuan kemanusiaan yang ditujukan untuk Masyarakat Myanmar yang terdampak krisis berkepanjangan.
Fadli Zon berharap bahwa komitmen negara-negara anggota AIPA dan negara observer ini dapat menjadi titik terang bagi tercapainya perdamaian di Myanmar dan kestabilan kawasan di Asia Tenggara dan sekitar.
Sidang komisi politik ASEAN Inter - Parliamentary Assembly (AIPA) ke -44 menyepakati pembentukan semacam komite ad hoc dalam upaya membantu Myanmar mencapai solusi damai dan berkelanjutan.