Kasus Kanker Payudara pada Perempuan Meningkat Setiap Tahun
Esti setiyowati
Kamis, 24 Agustus 2023 - 19:00 WIB
ilustrasi
Kanker payudara masih menjadi masalah kesehatan serius di dunia. Data tahun 2020 yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, angka kematian akibat kanker payudara mencapai 685.000 per tahun.
Sementara di Indonesia, menurut data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6 persen) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, persentase perempuan lebih banyak dibanding laki-laki dengan jumlah kematian mencapai lebih dari 22.000 jiwa.
Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia (Kemen PPPA), Lenny N. Rosalin, mengatakan kasus kanker payudara pada perempuan setiap tahunnya semakin meningkat.
"Kanker payudara adalah kanker dengan angka kejadian tertinggi di Indonesia, terutama pada perempuan, yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk, dan setiap tahunnya semakin meningkat," kata Lenny di acara edukasi media "Rights to Smile: Perempuan Bicara Kanker Payudara" di Jakarta, Rabu (23/8/2023).
Salah satu penyebab utamanya, menurut Lenny, adalah masih banyaknya masyarakat yang takut memeriksakan diri. Disusul dengan rendahnya tingkat kesadaran untuk melakukan deteksi dini.
"Padahal, apabila diketahui lebih dini, lebih cepat, pasien bisa mendapatkan penanganan yang lebih optimal. Sehingga bisa mempertahankan kualitas hidup yang lebih baik," jelasnya.
Sementara di Indonesia, menurut data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6 persen) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, persentase perempuan lebih banyak dibanding laki-laki dengan jumlah kematian mencapai lebih dari 22.000 jiwa.
Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia (Kemen PPPA), Lenny N. Rosalin, mengatakan kasus kanker payudara pada perempuan setiap tahunnya semakin meningkat.
"Kanker payudara adalah kanker dengan angka kejadian tertinggi di Indonesia, terutama pada perempuan, yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk, dan setiap tahunnya semakin meningkat," kata Lenny di acara edukasi media "Rights to Smile: Perempuan Bicara Kanker Payudara" di Jakarta, Rabu (23/8/2023).
Salah satu penyebab utamanya, menurut Lenny, adalah masih banyaknya masyarakat yang takut memeriksakan diri. Disusul dengan rendahnya tingkat kesadaran untuk melakukan deteksi dini.
"Padahal, apabila diketahui lebih dini, lebih cepat, pasien bisa mendapatkan penanganan yang lebih optimal. Sehingga bisa mempertahankan kualitas hidup yang lebih baik," jelasnya.