Scientist AS Akui Keberadaan Akhirat Sesuai Al-Qur'an dan Hadits
Esti setiyowati
Selasa, 05 September 2023 - 23:55 WIB
Ahli onkologi radiasi di Kentucky, Amerika Serikat, Jeffrey Long
Ahli onkologi radiasi di Kentucky, Amerika Serikat, Jeffrey Long membenarkan adanya kehidupan setelah kematian seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an juga hadist.
Long menyoroti konsep kehidupan setelah kematian, sehingga menghubungkan antara penelitian ilmiah dan Islam.
Dalam ajaran Islam, Al-Qur'an dan hadist telah lama menegaskan keberadaan akhirat. Di mana dijanjikan hukuman dan pahala atas amal perbuatan yang dilakukan di dunia.
Penelitian Long dalam mengeksplorasi kehidupan setelah kematian dimulai saat ia menemukan laporan near-death experience (NDE) dalam sebuah jurnal medis.
NDE sendiri adalah episode di mana seseorang yang mengalami sakit parah atau meninggal secara klinis, mengalami sensasi meninggalkan tubuhnya dan melakukan perjalanan ke dunia lain.
Awalnya Long skeptis akan NDE, sehingga ia memutuskan untuk memulai studi komprehensif mengenai kejadian ini. Ia pun mengumpulkan ribuan narasi dari orang-orang yang pernah mengalami NDE.
Perlahan skeptismenya pun berkurang dan ia mulai memikirkan kemungkinan adanya kehidupan setelah kematian.
Long menyoroti konsep kehidupan setelah kematian, sehingga menghubungkan antara penelitian ilmiah dan Islam.
Dalam ajaran Islam, Al-Qur'an dan hadist telah lama menegaskan keberadaan akhirat. Di mana dijanjikan hukuman dan pahala atas amal perbuatan yang dilakukan di dunia.
Penelitian Long dalam mengeksplorasi kehidupan setelah kematian dimulai saat ia menemukan laporan near-death experience (NDE) dalam sebuah jurnal medis.
NDE sendiri adalah episode di mana seseorang yang mengalami sakit parah atau meninggal secara klinis, mengalami sensasi meninggalkan tubuhnya dan melakukan perjalanan ke dunia lain.
Awalnya Long skeptis akan NDE, sehingga ia memutuskan untuk memulai studi komprehensif mengenai kejadian ini. Ia pun mengumpulkan ribuan narasi dari orang-orang yang pernah mengalami NDE.
Perlahan skeptismenya pun berkurang dan ia mulai memikirkan kemungkinan adanya kehidupan setelah kematian.