Program Dai Masuk Desa Diapresiasi, Sejalan dengan Misi Pemerintah
Tim langit 7
Rabu, 27 September 2023 - 07:00 WIB
Presiden Joko Widodo membuka Jambore Nasional Dai Desa Madani Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) 2023.
Jambore Nasional Dai Desa Madani Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) 2023 telah dibuka Presiden Jokowi, Selasa (26/9/2023).
Jambore di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini mendapat apresiasi karena sejalan dengan program pemerintah membangun dari pinggiran.
“Saya senang dengan program Desa Madani ini karena kalau kita ingat dulu ada ABRI masuk desa. Nah, sekarang dai masuk desa yang siap dan siaga membangun dan menjaga desa,” ujar Presiden.
Dia menyebut program dai masuk desa dalam rangka mewujudkan Desa Madani sejalan dengan program pemerintah yang membangun dari pinggiran. Hal tersebut didukung dengan anggaran yang diberikan pemerintah melalui dana desa yang mencapai Rp539 triliun untuk 74.800 desa di seluruh Tanah Air.
Baca juga:Berikut Agenda PBNU Peringati Hari Santri 2023
“Dari total itu sejak 2015 sampai 2023 telah selesai kalau jalan tol itu hanya sudah 9 tahun ini selesai 2.040 km, tapi kalau jalan desa 9 tahun ini telah selesai 326 ribu km jalan desa. Ini enggak pernah ada yang hitung,” ungkapnya.
Selain untuk pembangunan jalan, dana desa yang diberikan pemerintah juga menghasilkan sejumlah infrastuktur pendukung lain, seperti embung, jembatan, hingga pasar desa. Presiden pun minta para dai atau tokoh agama yang masuk ke desa untuk ikut serta membantu pemerintah melakukan fungsi pengawasan terhadap dana desa.
Jambore di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini mendapat apresiasi karena sejalan dengan program pemerintah membangun dari pinggiran.
“Saya senang dengan program Desa Madani ini karena kalau kita ingat dulu ada ABRI masuk desa. Nah, sekarang dai masuk desa yang siap dan siaga membangun dan menjaga desa,” ujar Presiden.
Dia menyebut program dai masuk desa dalam rangka mewujudkan Desa Madani sejalan dengan program pemerintah yang membangun dari pinggiran. Hal tersebut didukung dengan anggaran yang diberikan pemerintah melalui dana desa yang mencapai Rp539 triliun untuk 74.800 desa di seluruh Tanah Air.
Baca juga:Berikut Agenda PBNU Peringati Hari Santri 2023
“Dari total itu sejak 2015 sampai 2023 telah selesai kalau jalan tol itu hanya sudah 9 tahun ini selesai 2.040 km, tapi kalau jalan desa 9 tahun ini telah selesai 326 ribu km jalan desa. Ini enggak pernah ada yang hitung,” ungkapnya.
Selain untuk pembangunan jalan, dana desa yang diberikan pemerintah juga menghasilkan sejumlah infrastuktur pendukung lain, seperti embung, jembatan, hingga pasar desa. Presiden pun minta para dai atau tokoh agama yang masuk ke desa untuk ikut serta membantu pemerintah melakukan fungsi pengawasan terhadap dana desa.