home global news

Berwisata Boleh Asal Jangan Meninggalkan Salat

Sabtu, 30 September 2023 - 09:00 WIB
ilustrasi
Menjalankan rutinitas terkadang melelahkan. Orang butuh istiratah dan mendinginkan pikiran dengan berwisata.

Ketua Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Ruslan Fariadi mengingatkan wisatawan untuk tetap memegang teguh nilai-nilai dan aturan agama.

Menurut Ruslan, dalam muamalah, ada prinsip yang dikenal dengan “al ashlu fil muamalah al ibahah,” yang mengartikan bahwa dalam urusan duniawi, semua hal dianggap boleh kecuali ada bukti yang jelas yang melarangnya.

Dalam konteks wisata, tidak ada ayat atau hadis yang secara eksplisit melarang kita untuk berlibur melalui perjalanan. Namun, ada beberapa hal penting yang harus kita ingat saat melakukan perjalanan.

“Berwisata itu merupakan aspek muamalah yang artinya boleh selama tidak ada unsur-unsur yang dilarang Agama. Karena itu, penting untuk kita menyadari aspek apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” tutur Ruslan dikutip Sabtu (30/9/2023).

Baca juga:Fesyar 2023 Perdalam Pemahaman Tentang Ekonomi Syariah

Dalam agama Islam, ada larangan terhadap beberapa hal, seperti mengonsumsi alkohol, melakukan maksiat, dan merusak lingkungan. Saat melakukan perjalanan untuk healing, kita harus tetap menjauh dari hal-hal yang dilarang ini. Kita dapat menemukan kebahagiaan dalam perjalanan, tetapi tidak dengan melanggar prinsip-prinsip agama Islam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
berwisata self healing salat 5 waktu
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya