Hadiri Rakernas LDII, Presiden Tekankan Pembangunan SDM Kunci Indonesia Emas 2045
Tim langit 7
Rabu, 08 November 2023 - 11:15 WIB
Presiden Jokowi membuka Rapat Kerja Nasional LDII 2023 dan peresmian Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin di Jakarta.Foto: BPMI Setpres/Rusman
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Meski tantangan ke depan tidak mudah, Presiden meyakini pembangunan SDM dari sejumlah sisi seperti kebangsaan dan keagamaan akan mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Presiden menyampaikan ini saat meresmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional (rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023 dan peresmian Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin di Grand Ballroom Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin, Jakarta, Selasa (7/11/2023)
“Itulah tantangan yang ke depan makin tidak mudah. Tapi sekali lagi dengan karakter yang kita bangun, karakter SDM yang kita bangun saya yakini insyaallah kita bisa mencapainya,” ucap Presiden.
Baca juga:Muhammadiyah Berpandangan Politik sebagai Media Dakwah
Kepala Negara menjabarkan tantangan global yang saat ini dihadapi, yaitu ketidakpastian ekonomi global, perubahan iklim, dan peperangan yang terjadi di beberapa negara.
Namun demikian, Presiden optimistis Indonesia bisa menghadapi tantangan tersebut dengan semangat persatuan yang kuat.
Meski tantangan ke depan tidak mudah, Presiden meyakini pembangunan SDM dari sejumlah sisi seperti kebangsaan dan keagamaan akan mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Presiden menyampaikan ini saat meresmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional (rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023 dan peresmian Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin di Grand Ballroom Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin, Jakarta, Selasa (7/11/2023)
“Itulah tantangan yang ke depan makin tidak mudah. Tapi sekali lagi dengan karakter yang kita bangun, karakter SDM yang kita bangun saya yakini insyaallah kita bisa mencapainya,” ucap Presiden.
Baca juga:Muhammadiyah Berpandangan Politik sebagai Media Dakwah
Kepala Negara menjabarkan tantangan global yang saat ini dihadapi, yaitu ketidakpastian ekonomi global, perubahan iklim, dan peperangan yang terjadi di beberapa negara.
Namun demikian, Presiden optimistis Indonesia bisa menghadapi tantangan tersebut dengan semangat persatuan yang kuat.