KH Cholil Nafis Berpesan Dai Jadi Perekat Persatuan
Tim langit 7
Senin, 27 November 2023 - 13:45 WIB
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis saat halaqah Urgensi Peran Dai Pemuda Dalam Merajut Ukhuwah di Tahun Politik
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis berpesan agar para dai Pemuda Persatuan Islam (Persis) menjadi perekat persatuan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Kiai Cholil, agama harus dijadikan sarana pemersatu, bukan alat untuk bikin seteru. Hal itu disampaikan Cholil Nafis saat mengisi acara Halaqah "Urgensi Peran Dai Pemuda Dalam Merajut Ukhuwah di Tahun Politik” yang diselenggarakan oleh Pemuda Persis di Kampus IAI Persis, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/11/2023).
"Dalam kesempatan itu saya sampaikan tentang empat pilar ukhuwah yaitu saling mengerti (ta’aruf), saling memahami (tafahum), saling membantu (ta’awun), dan saling melindungi (takaful). Empat pilar ini penyangga keutuhan ukhuwah sekaligus kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelas Kiai Cholil.
Kiai Cholil mengatakan, pilar ukhuwah akan lebih kokoh dengan prinsip mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan kelompok dan mendahulukan kepentingan kelompok daripada kepentingan pribadi. Maka, asas inilah yang menjadi perekat pesaudaraan dan persatuan masyarakat.
"Pesan saya kepada para dai Pemuda Persatuan Islam (Persis) agar menjadi perekat persatuan dan menjaga NKRI. Pemilihan umum itu untuk memilih yang terbaik dari tiga calon apa pun kondisinya. Jangan sampai masyarakat Indonesia ada yang tak memilih," ujarnya.
Baca juga:Foto Capres-Cawapres Ala AI Hiasi Medsos, Ini Tanggapan Ahli Kajian Media
Menurutnya, bahaya tak ada pimpinan lebih besar daripada adanya pemimpin yang tak ada yang ideal atau karena zalim. "Boleh memilih capres nomor 1, 2, atau 3 sesuai kecenderungan pemilih. Yang tidak boleh adalah memilih semuanya atau tidak memilih dari semua capres," katanya.
Menurut Kiai Cholil, agama harus dijadikan sarana pemersatu, bukan alat untuk bikin seteru. Hal itu disampaikan Cholil Nafis saat mengisi acara Halaqah "Urgensi Peran Dai Pemuda Dalam Merajut Ukhuwah di Tahun Politik” yang diselenggarakan oleh Pemuda Persis di Kampus IAI Persis, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/11/2023).
"Dalam kesempatan itu saya sampaikan tentang empat pilar ukhuwah yaitu saling mengerti (ta’aruf), saling memahami (tafahum), saling membantu (ta’awun), dan saling melindungi (takaful). Empat pilar ini penyangga keutuhan ukhuwah sekaligus kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelas Kiai Cholil.
Kiai Cholil mengatakan, pilar ukhuwah akan lebih kokoh dengan prinsip mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan kelompok dan mendahulukan kepentingan kelompok daripada kepentingan pribadi. Maka, asas inilah yang menjadi perekat pesaudaraan dan persatuan masyarakat.
"Pesan saya kepada para dai Pemuda Persatuan Islam (Persis) agar menjadi perekat persatuan dan menjaga NKRI. Pemilihan umum itu untuk memilih yang terbaik dari tiga calon apa pun kondisinya. Jangan sampai masyarakat Indonesia ada yang tak memilih," ujarnya.
Baca juga:Foto Capres-Cawapres Ala AI Hiasi Medsos, Ini Tanggapan Ahli Kajian Media
Menurutnya, bahaya tak ada pimpinan lebih besar daripada adanya pemimpin yang tak ada yang ideal atau karena zalim. "Boleh memilih capres nomor 1, 2, atau 3 sesuai kecenderungan pemilih. Yang tidak boleh adalah memilih semuanya atau tidak memilih dari semua capres," katanya.