KPI Ingatkan Pentingnya Isu Lingkungan Terus Ditayangkan Lembaga Penyiaran
Tim langit 7
Jum'at, 01 Desember 2023 - 22:00 WIB
KPI ingatkan pentingnya isu lingkungan terus ditayangkan lembaga penyiaran.
Ketua Komisi Penyiaran Indoensia (KPI) Pusat, Ubaidillah mengingatkan pentingnya isu lingkungan untuk terus ditayangkan oleh lembaga penyiaran.
Dia mengatakan, rampungnya pelaksanaan kegiatan Anugerah KPI 2023 menjadi modal awal untuk terus mempromosikan isu lingkungan melalui televisi dan radio.
“Alhamdulillah sudah selesai (Anugerah KPI 2023). Tapi isu lingkungan harus tetap berkelanjutan disiarkan oleh lembaga penyiaran televisi dan radio,” kata Gus Ubaid, sapaan akrabnya kepada NU Online, Kamis (30/11/2023).
Lebih jauh, Gus Ubaid mengatakan bahwa isu lingkungan ini menjadi penting mengingat fakta ekologis yang berubah secara fundamental dan perlu mendapatkan respons kolaboratif oleh beragam pihak.
“Isu lingkungan ini sudah menjadi perhatian global. Upaya pembangunan yang gencar dilakukan mau tidak mau harus melihat faktor ekologis agar berjalan dengan inklusif dan mencapai kesejahteraan masyarakat,” tambah Gus Ubaid yang pernah berkiprah di Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBI PBNU).
Gus Ubaid mengatakan pertemuan-pertemuan global antarpimpinan negara menjadi salah satu kunci manifestasi pembangunan berkelanjutan secara inklusif. Gus Ubaid melihat apa yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia sudah tepat dalam mempromosikan pentingnya menjadikan faktor lingkungan sebagai salah satu variable pembangunan.
“Upaya Pemerintah sudah dilakukan untuk melakukan konsolidasi global berkenaan dengan pembangunan inklusif. Hari ini (Kamis, 30 November 2023), seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo untuk menghadiri World Climate Antion Summit (WCAS) COP28 di Dubai,” lanjut Gus Ubaid.
Dia mengatakan, rampungnya pelaksanaan kegiatan Anugerah KPI 2023 menjadi modal awal untuk terus mempromosikan isu lingkungan melalui televisi dan radio.
“Alhamdulillah sudah selesai (Anugerah KPI 2023). Tapi isu lingkungan harus tetap berkelanjutan disiarkan oleh lembaga penyiaran televisi dan radio,” kata Gus Ubaid, sapaan akrabnya kepada NU Online, Kamis (30/11/2023).
Lebih jauh, Gus Ubaid mengatakan bahwa isu lingkungan ini menjadi penting mengingat fakta ekologis yang berubah secara fundamental dan perlu mendapatkan respons kolaboratif oleh beragam pihak.
“Isu lingkungan ini sudah menjadi perhatian global. Upaya pembangunan yang gencar dilakukan mau tidak mau harus melihat faktor ekologis agar berjalan dengan inklusif dan mencapai kesejahteraan masyarakat,” tambah Gus Ubaid yang pernah berkiprah di Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBI PBNU).
Gus Ubaid mengatakan pertemuan-pertemuan global antarpimpinan negara menjadi salah satu kunci manifestasi pembangunan berkelanjutan secara inklusif. Gus Ubaid melihat apa yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia sudah tepat dalam mempromosikan pentingnya menjadikan faktor lingkungan sebagai salah satu variable pembangunan.
“Upaya Pemerintah sudah dilakukan untuk melakukan konsolidasi global berkenaan dengan pembangunan inklusif. Hari ini (Kamis, 30 November 2023), seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo untuk menghadiri World Climate Antion Summit (WCAS) COP28 di Dubai,” lanjut Gus Ubaid.