home lifestyle muslim

Imbas Boikot Produk Pro Israel, Starbucks dan H&M Hengkang dari Maroko

Senin, 04 Desember 2023 - 22:00 WIB
Jaringan kedai kopi populer Amerika, Starbucks, dan brand pakaian siap pakai asal Swedia H&M menghentikan operasinya di Maroko pada Desember ini.
Jaringan kedai kopi populer Amerika, Starbucks, dan brand pakaian siap pakai asal Swedia H&M menghentikan operasinya di Maroko pada Desember ini.

Media lokal melaporkan bahwa anak perusahaan Maroko dari raksasa waralaba Kuwait, Alshaya Morocco, yang memiliki hak waralaba H&M dan Starbucks, sedang bergulat dengan dampak boikot komersial luas yang diprakarsai oleh warga Maroko.

Kampanye boikot yang meluas, setelah serangan militer Israel di Jalur Gaza, berdampak buruk pada berbagai merek Barat di sejumlah negara Arab seperti Mesir, Yordania, Kuwait, dan Maroko.

Raksasa makanan cepat saji seperti McDonald’s, Starbucks, dan KFC mengalami penurunan jumlah pelanggan yang signifikan, seperti dikutip dari Morocco World News, Senin (4/12/2023).

Baca juga:Restui Pernikahan BCL, Adik Ashraf Sinclair Puji Tiko Orang yang Tepat

Kampanye boikot merupakan cerminan kemarahan dan kecaman yang meluas atas agresi Israel yang membabi buta ke Palestina. Boikot yang sebagian besar dipicu oleh seruan di media sosial, semakin meluas hingga mencapai puluhan perusahaan dan produk, kemudia memaksa konsumen untuk memilih alternatif lokal.

Merek-merek ini dicurigai memberikan dukungan finansial kepada Israel di tengah agresinya di Gaza dan Tepi Barat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
boikot israel starbucks maroko produk
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya