Motaz Azaiza, Jurnalis Palestina Putuskan Mengungsi dari Gaza
Esti setiyowati
Selasa, 23 Januari 2024 - 22:00 WIB
Motaz Azaiza, Jurnalis Palestina Putuskan Mengungsi dari Gaza
Jurnalis foto Palestina, Motaz Azaiza, memutuskan akan mengungsi dari Jalur Gaza, setelah 107 hari menyaksikan kebrutalan Israel pada rakyat Palestina.
Hal tersebut disampaikan Motaz melalui unggahan video di media sosialnya, Selasa (23/1/2024).
“Saya harus mengungsi karena banyak alasan, Anda semua tahu sebagian tapi tidak semuanya. Terima kasih semuanya. Berdoalah untuk Gaza,” tulisnya di platform media sosial X.
Motaz merupakan salah satu jurnalis yang tetap tinggal di Jalur Gaza untuk menyampaikan informasi terkini. Ia rutin memberitakan kondisi terkini yang terjadi di Gaza sejak pecah perang Hamas-Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.
“Ini terakhir kalinya Anda melihat saya mengenakan rompi yang berat dan bau ini,” kata Azaiza dalam sebuah video Instagram, sambil menunjuk rompi biru dengan tulisan press.
Motaz mengaku menyesal meninggal Gaza dan berharap bisa kembali untuk membangun daerah tersebut.
Dalam video yang diunggahnya, tampak Motaz dikelilingi rekan-rekan dan anggota keluarganya. Mereka membantu melepaskan rompi pers dan memeluknya saat ia mengucapkan selamat tinggal ke Gaza.
Hal tersebut disampaikan Motaz melalui unggahan video di media sosialnya, Selasa (23/1/2024).
“Saya harus mengungsi karena banyak alasan, Anda semua tahu sebagian tapi tidak semuanya. Terima kasih semuanya. Berdoalah untuk Gaza,” tulisnya di platform media sosial X.
Motaz merupakan salah satu jurnalis yang tetap tinggal di Jalur Gaza untuk menyampaikan informasi terkini. Ia rutin memberitakan kondisi terkini yang terjadi di Gaza sejak pecah perang Hamas-Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.
“Ini terakhir kalinya Anda melihat saya mengenakan rompi yang berat dan bau ini,” kata Azaiza dalam sebuah video Instagram, sambil menunjuk rompi biru dengan tulisan press.
Motaz mengaku menyesal meninggal Gaza dan berharap bisa kembali untuk membangun daerah tersebut.
Dalam video yang diunggahnya, tampak Motaz dikelilingi rekan-rekan dan anggota keluarganya. Mereka membantu melepaskan rompi pers dan memeluknya saat ia mengucapkan selamat tinggal ke Gaza.