Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 13 September 2026
home lifestyle muslim detail berita

Penyanyi Kanaya Whulan Meninggal, Penampilan di Gedung Sate 17 Agustus Jadi Kenangan Terakhir

tim langit 7 Ahad, 13 September 2026 - 21:33 WIB
Penyanyi Kanaya Whulan Meninggal, Penampilan di Gedung Sate 17 Agustus Jadi Kenangan Terakhir
Kanaya Whulan. (Dok: Instagram kanayawhu)
LANGIT7.ID-Bandung; Penampilan Kanaya Whulan di Gedung Sate pada 17 Agustus 2026 kini menjadi kenangan terakhir bagi masyarakat Jawa Barat. Saat peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia itu, suara energik Kanaya masih menggema di panggung utama.

Sebulan sebelumnya, seniman asal Tasikmalaya tersebut juga tampil dalam kirab bendera dari Gedung Pakuan menuju Gedung Sate. Mengenakan pakaian veteran dan berdiri di atas kereta kencana, Kanaya membawakan lagu legendaris karya Ismail Marzuki, Melati di Tapal Batas.

Bersama grup musik Emka 9, penampilan itu seolah menjiwai pesan lagu tentang ketangguhan dan keberanian pejuang perempuan di garis depan.

Kanaya bukan hanya dikenal lewat penampilan panggung. Sejak bergabung dengan Emka 9 pada 2019, ia menjadi salah satu pengisi dalam jalinan kebudayaan dan agenda kedinasan Provinsi Jawa Barat.

Ia konsisten hadir mendampingi agenda Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kehadirannya mencakup kegiatan protokoler resmi hingga safari budaya ke penjuru daerah.

Sejumlah lagu ciptaan Dedi Mulyadi juga menjadi bagian dari perjalanan panggung Kanaya. Suaranya menghidupkan karya seperti Rindu Purnama, Karembong Koneng, Prabu Siliwangi, Dangiang Galuh Pakuan, Indung, hingga Memanen Cinta.

Kini, panggung tersebut menjadi bagian dari kenangan setelah Kanaya dikabarkan meninggal di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Minggu 13 September, di tengah perjuangannya melawan penyakit kanker.

Kabar duka itu disampaikan langsung Dedi Mulyadi melalui akun Instagram resminya.

"Kami menyampaikan berita duka telah meninggal dunia, saudari kita, sahabat kita, Teh Kanaya di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena menderita kanker. Semoga almarhum diterima iman Islamnya, diamuni segala dosanya dan diterima di sisi Allah SWT," kata Dedi.

Dedi turut menyampaikan belasungkawa mendalam serta meminta masyarakat Jawa Barat mendoakan almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan.

"Mohon dimaafkan segala dosanya, segala kesalahannya, semoga keluarganya ditabahkan dalam menghadapi cobaan yang berat ini," tutur Dedi.

Setelah meninggal dunia, jenazah mendiang Kanaya Whu dipulangkan ke tanah kelahirannya. Dedi menyampaikan bahwa Kanaya akan dimakamkan di Kabupaten Tasikmalaya.

"Kanaya akan dimakamkan di tempat kelahiranya di Kabupaten Tasikmalaya," ucapnya.

Kepergian Kanaya Whu meninggalkan duka mendalam bagi jagat seni pertunjukan dan masyarakat Tatar Sunda. Suara khas yang pernah mengisi berbagai panggung serta pengabdiannya dalam agenda seni budaya Jawa Barat kini menjadi bagian dari catatan perjalanan tersebut.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 13 September 2026
Imsak
04:22
Shubuh
04:32
Dhuhur
11:52
Ashar
15:06
Maghrib
17:54
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan