LANGIT7.ID-Bandung; Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan komitmennya untuk menangani isu LGBT secara serius. Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa langkah tegas akan diambil sesuai aturan yang berlaku, dengan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pernyataan ini disampaikan Erwan usai menghadiri acara Selangor International Business Summit (SIBS) 2026 di Hotel Pullman, Kota Bandung, Kamis (9/7/2026). Ia menekankan bahwa Pemprov Jabar tidak akan memberi ruang bagi praktik LGBT di wilayahnya, termasuk jika melibatkan aparatur sipil negara (ASN).
"Kami berulang kali menyatakan bahwa Jabar memerangi LGBT. Jika ada ASN yang terbukti terlibat, sanksi akan mengacu pada peraturan perundang-undangan. Sanksi terberat adalah pemberhentian, dan bila terbukti ada unsur pidana, kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum," ujar Erwan dengan tegas.
Lebih lanjut, Erwan mengajak peran aktif masyarakat untuk ikut mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran hukum di lingkungan sekitar. Ia berharap laporan yang disampaikan bersifat akurat dan jelas, baik ke kepolisian maupun ke pemerintah daerah, agar tindakan cepat dan tepat dapat segera diambil.
"Dengan laporan yang valid, kami bisa bergerak sesuai kewenangan yang kami miliki," pungkasnya.(*/saf/humas-jabar)
(lam)