home wirausaha syariah

Berhasil Produksi Kerudung, Baznas Dorong Kemajuan Usaha Kelompok Mustahik Disabilitas

Jum'at, 03 September 2021 - 11:30 WIB
Ilustrasi mustahik binaan Baznas. Foto: Langit7/Istock
Kelompok mustahik disabilitas yang tergabung dalam kelompok Anggrek KCB binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) Baznas berlokasi di Ujungharapan, Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, telah terbentuk sejak Desember 2019 lalu.

Kelompok itu kini beranggotakan 10 orang masyarakat difabel dengan berbagai kebutuhan khusus. Keadaan tak sempurna tidak membuat mereka putus asa, akan tetapi tetap memiliki tekad dan semangat yang kuat.

Bantuan yang mereka terima pada 2019 lalu sebagian besar dimanfaatkan untuk pembelian perlengkapan usaha berupa mesin obras, overdeck, dan mesin jahit. Hingga saat ini, kelompok Anggrek KCB telah mendapatkan pendampingan usaha secara intensif.

Pendamping program Baznas, Rusnadi mengungkapkan bahwa pendampingan intensif bertujuan dalam menguatkan mental dan membangun mindset usaha yang maju, membimbing mustahik menjadi entrepreneur yang baik dan berkah dan menjadikan mustahik menjadi muzaki.

"Tentu bukan hal yang mudah namun pasti ada cara dan solusi untuk mewujudkannya. Dalam perjalanan kelompok ini terjadi pasang surut, untung rugi, surutnya motivasi anggota dan lain sebagainya menjadi hal yang wajar dalam pemberdayaan ekonomi mustahik." ujar Rusnadi

Baca juga:Rekening ZIS Terbaru BAZNAS di Bank Syariah Indonesia

Hingga sekarang, kelompok Anggrek KCB masih tetap eksis dalam memproduksi berbagai jenis produk seperti kerudung, masker, kaos, tas dan lain-lain.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
produksi vaksin covid baznas pelaku usaha mustahik disabilitas
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya