Gerakan Subuh Berjamaah Jadi Cara Memakmurkan Masjid
Tim langit 7
Selasa, 19 Maret 2024 - 01:00 WIB
Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) hasil kolaborasi LMI dan Takmir Masjid Nurul Fattah di Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Pelosok desa merupakan daerah yang masih sangat minim kegiatan terutama untuk menyemarakkan sholat subuh berjamaah. Kondisi tersebut yang membuat LMI berinisiatif untuk mengadakan kegiatan dalam rangka menyemarakkan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat desa untuk menunaikan sholat subuh berjamaah di masjid.
Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) tersebut diadakan Minggu, 10 Maret 2024 dan berkolaborasi dengan Takmir Masjid Nurul Fattah di Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
H. Muslih Fattah selaku takmir menyampaikan, ada kenaikan jumlah jamaah saat kegiatan GSB ini berlangsung. Apalagi ditambah dengan kehadiran K.H Misbah Asadi untuk mengisi ceramah.
Baca juga:Hidayah Ramadhan, Prajurit TNI di Sorong Papua Barat Ikrar Masuk Islam
“Sebelum acara, kita memberikan undangan tertulis kepada seluruh warga di 3 RT. Insya Allah kegiatan ini akan kita adakan setiap hari ahad,” tuturnya.
Resma Edhi Satria selaku Manajer LMI Bojonegoro-Lamongan menyampaikan bahwa dirinya menggandeng Takmir Masjid Nurul Fattah karena ada kemauan yang besar dari pihak Takmir untuk menambah jumlah jamaahnya.
“Kolaborasi ini kami lakukan atas kemauan pihak Takmir yang menginginkan adanya kenaikan jumlah jamaah terutama saat pelaksanaan sholat subuh. Mengingat untuk kegiatan sholat subuh apalagi di desa seperti ini pasti cenderung sepi jamaahnya,” pungkasnya.
Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) tersebut diadakan Minggu, 10 Maret 2024 dan berkolaborasi dengan Takmir Masjid Nurul Fattah di Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
H. Muslih Fattah selaku takmir menyampaikan, ada kenaikan jumlah jamaah saat kegiatan GSB ini berlangsung. Apalagi ditambah dengan kehadiran K.H Misbah Asadi untuk mengisi ceramah.
Baca juga:Hidayah Ramadhan, Prajurit TNI di Sorong Papua Barat Ikrar Masuk Islam
“Sebelum acara, kita memberikan undangan tertulis kepada seluruh warga di 3 RT. Insya Allah kegiatan ini akan kita adakan setiap hari ahad,” tuturnya.
Resma Edhi Satria selaku Manajer LMI Bojonegoro-Lamongan menyampaikan bahwa dirinya menggandeng Takmir Masjid Nurul Fattah karena ada kemauan yang besar dari pihak Takmir untuk menambah jumlah jamaahnya.
“Kolaborasi ini kami lakukan atas kemauan pihak Takmir yang menginginkan adanya kenaikan jumlah jamaah terutama saat pelaksanaan sholat subuh. Mengingat untuk kegiatan sholat subuh apalagi di desa seperti ini pasti cenderung sepi jamaahnya,” pungkasnya.