Struff Akhirnya Bisa Juarai BMW Open Setelah 5 Kali Gagal
LANGIT7.ID-, Jerman- - Untuk pertama kalinya Jan-Lennard Struff sebaga petenis tuan rumah menjuarai BMW Open, setelah di final mengalahkan petenis Amerika, Taylor Fritz dengan angka 7-5, 6-3, minggu.
Bagi Struff, ini adalah gelar tunggal ATP pertamanya dalam karirnya. Kini Struff sudah tidak muda lagi. Usianya sudah 33 tahun, dan beberapa hari lagi usianya bertambah menjadi 34 tahun.
Struff sebelumnya mencapai final di Munich pada tahun 2021, namun kalah dari Nikoloz Basilashvili dari Georgia. Tahun lalu, ia juga mencapai dua final: pertama kalah dalam tiga set dari Carlos Alcaraz di Madrid sebagai pecundang yang beruntung (pecundang beruntung pertama yang mencapai final di ajang ATP Masters 1000), dan kemudian gagal mengonversi match point melawan Frances Tiafoe saat bertanding di lapangan rumput di Stuttgart. Dari data ATP, Sturff yang akan berusia 34 tahun menjadi juara tertua ketiga di ATP sejak 1990.
“Rasanya sulit dipercaya, bisa melakukannya di kandang sendiri. Ini sungguh luar biasa,” kata Struff dalam wawancara pasca pertandingan.
Struff yang menjadi unggulan keempat, dalam permainan menuju puncak final, tidak kehilangan satu set pun. Baik kemenangan sebelumnya saat berhadapan dengan Botic van de Zandschulp, Felix Auger-Aliassime dan Holger Rune. Namun, Struff nyaris kalah satu kali saat melawan Frtiz.
Struff menyelamatkan tiga set point pada game ke-10 set pertama, akhirnya memenangkan 11 poin berturut-turut untuk merebut set tersebut. Begitu pun di set kedua, Struff mematahkan servis pemain Amerika itu untuk memulai set kedua sekaligus menggagalkan Fritz meraih gelar kedelapan dalam karirnya.
Mantan pemain Top 10, yang kini berada di peringkat No. 15, telah memenangkan enam final terakhirnya sejak kemenangan ATP Masters 1000 pertamanya di Indian Wells pada tahun 2022.