BMKG Warning Masyarakat Hindari Daerah Rawan Longsor hingga 22 Mei, Mengapa?
Tim langit 7
Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:00 WIB
ilustrasi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat menghindari daerah atau titik-titik rawan terjadinya longsor, seperti lereng-lereng bukit atau pegunungan.
BMKG memprediksi potensi terjadinya curah hujan yang cukup tinggi hingga dapat mengakibatkan banjir dan longsor, terhitung sejak Jumat (17/5/2024) hari ini hingga Rabu (22/5/2024) mendatang.
"Kewaspadaan terhadap terjadinya banjir lahar hujan, juga Galodo atau banjir bandang serta longsor ini masih akan berlanjut paling tidak hingga tanggal 22 Mei atau sepekan ke depan. Maka, masyarakat diimbau untuk menghindari atau menjauhi lereng-lereng bukit atau gunung yang rawan longsor," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dikutip dari laman resmi BMKG.
Baca juga:Ingat! Selama di Tanah Suci, Jamaah Haji Dilarang Melakukan 6 Hal Ini
Dia mengungkapkan, cuaca wilayah Indonesia masih cukup dinamis. Meski sebagian daerah telah memasuki musim kemarau, tetapi musim hujan masih mendominasi wilayah di Indonesia.
Terbukti banyak daerah yang hingga saat ini masih mengalami hujan dengan intensitas yang beragam. Di antaranya seperti yang terjadi di beberapa kabupaten di Sumatra Barat. Saking lebatnya, banjir bandang melanda beberapa kabupaten di Sumatra Barat, pada Sabtu (11/5/2024) malam hingga menewaskan 41 orang.
"Prospek cuaca selama satu pekan ke depan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," jelas Dwikorita Karnawati, Ahad (12/5/2024) lalu. Dalam beberapa hari terakhir cuaca di Indonesia menunjukkan pergerakan dan perubahan yang cukup cepat.
BMKG memprediksi potensi terjadinya curah hujan yang cukup tinggi hingga dapat mengakibatkan banjir dan longsor, terhitung sejak Jumat (17/5/2024) hari ini hingga Rabu (22/5/2024) mendatang.
"Kewaspadaan terhadap terjadinya banjir lahar hujan, juga Galodo atau banjir bandang serta longsor ini masih akan berlanjut paling tidak hingga tanggal 22 Mei atau sepekan ke depan. Maka, masyarakat diimbau untuk menghindari atau menjauhi lereng-lereng bukit atau gunung yang rawan longsor," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dikutip dari laman resmi BMKG.
Baca juga:Ingat! Selama di Tanah Suci, Jamaah Haji Dilarang Melakukan 6 Hal Ini
Dia mengungkapkan, cuaca wilayah Indonesia masih cukup dinamis. Meski sebagian daerah telah memasuki musim kemarau, tetapi musim hujan masih mendominasi wilayah di Indonesia.
Terbukti banyak daerah yang hingga saat ini masih mengalami hujan dengan intensitas yang beragam. Di antaranya seperti yang terjadi di beberapa kabupaten di Sumatra Barat. Saking lebatnya, banjir bandang melanda beberapa kabupaten di Sumatra Barat, pada Sabtu (11/5/2024) malam hingga menewaskan 41 orang.
"Prospek cuaca selama satu pekan ke depan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," jelas Dwikorita Karnawati, Ahad (12/5/2024) lalu. Dalam beberapa hari terakhir cuaca di Indonesia menunjukkan pergerakan dan perubahan yang cukup cepat.