Hijabers Community, Syiar Muslimah Muda Lewat Fashion
Muhajirin
Rabu, 23 Juni 2021 - 14:54 WIB
Hijabers Community (HC) menjadi wadah muslimah untuk saling berbagi, menyemangati, dan bertukar pikiran tentang fashion dan agama. (foto: istimewa)
Perkembangan trend hijab di Indonesia berkaitan erat dengan masyarakat yang mayoritas menganut agama Islam. Hijab merupakan serapan dari bahasa arab yang berarti penutup kepala atau tabir. Jika dulu wanita berhijab dianggap kuno, kini stigma itu tak lagi melekat.
Saat ini banyak wanita berhijab tampil dengan gaya modern. Fashion hijab terut menjadi berubah dengan sangat cepat dan pesat. Wanita berhijab bisa memilih model hijab yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Mereka kerap tampil modis dengan mengikuti perkembangan fashion dan makin cantik dengan hijab yang beraneka ragam.
Perkembangan hijab yang sangat pesat dan cepat itu memacu banyak komunitas bermunculan. Wanita yang tergabung dalam komunitas itu akan saling berbagi, menyemangati, dan bertukar pikiran. Salah satunya Hijabers Community (HC).
Komunitas ini dibentuk sekira 30 wanita dari berbagai latar belakang profesi pada 27 November 2010 silam di Jakarta. Mereka berkumpul membagikan pengetahuan dan menjadikan komunitas itu sebagai wadah para muslimah bersilaturahmi. Mulai dari fashion hingga studi islami, dari hijab style hinga belajar Islam.
Awalnya, komunitas yang diketuai Putri Dwi Andari itu terbentuk dari kesamaan minat di busana muslimah. Bahkan nama-nama perancang desainer muslimah kawakan seperti Ria Miranda, Dian Pelangi hingga Jenahara ikut menjadi pendiri HC.
Mereka yang berkumpul tak hanya membicarakan perihal fashion hijab semata. Namun juga mendalami agama. Seiring berjalannya waktu lebih dari 20 orang terkumpul dan mereka kerap mengunggah kebersamaan itu di media sosial. Hasilnya, foto-foto tersebut disambut baik oleh masyarakat. Selain menjadi inspirasi gaya berhijab, mereka juga membuktikan bahwa ternyata meski berhijab dan menutup aurat, seorang Muslimah juga bisa terlihat fashionable dan modern.
Maka tak heran jika komunitas itu semakin disukai masyarakat. Di akun instagram HC, ada 114.000 followers dan sudah bercentang biru. Tak hanya di Jakarta, Hijabers Community bahkan sudah berkembang hingga Bandung, Malang, Yogyakarta, Padang, Bekasi, Bogor, Banten, hingga Medan. Saat peresmian di Jakarta, HC memiliki 22 orang komite pengurus.
Saat ini banyak wanita berhijab tampil dengan gaya modern. Fashion hijab terut menjadi berubah dengan sangat cepat dan pesat. Wanita berhijab bisa memilih model hijab yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Mereka kerap tampil modis dengan mengikuti perkembangan fashion dan makin cantik dengan hijab yang beraneka ragam.
Perkembangan hijab yang sangat pesat dan cepat itu memacu banyak komunitas bermunculan. Wanita yang tergabung dalam komunitas itu akan saling berbagi, menyemangati, dan bertukar pikiran. Salah satunya Hijabers Community (HC).
Komunitas ini dibentuk sekira 30 wanita dari berbagai latar belakang profesi pada 27 November 2010 silam di Jakarta. Mereka berkumpul membagikan pengetahuan dan menjadikan komunitas itu sebagai wadah para muslimah bersilaturahmi. Mulai dari fashion hingga studi islami, dari hijab style hinga belajar Islam.
Awalnya, komunitas yang diketuai Putri Dwi Andari itu terbentuk dari kesamaan minat di busana muslimah. Bahkan nama-nama perancang desainer muslimah kawakan seperti Ria Miranda, Dian Pelangi hingga Jenahara ikut menjadi pendiri HC.
Mereka yang berkumpul tak hanya membicarakan perihal fashion hijab semata. Namun juga mendalami agama. Seiring berjalannya waktu lebih dari 20 orang terkumpul dan mereka kerap mengunggah kebersamaan itu di media sosial. Hasilnya, foto-foto tersebut disambut baik oleh masyarakat. Selain menjadi inspirasi gaya berhijab, mereka juga membuktikan bahwa ternyata meski berhijab dan menutup aurat, seorang Muslimah juga bisa terlihat fashionable dan modern.
Maka tak heran jika komunitas itu semakin disukai masyarakat. Di akun instagram HC, ada 114.000 followers dan sudah bercentang biru. Tak hanya di Jakarta, Hijabers Community bahkan sudah berkembang hingga Bandung, Malang, Yogyakarta, Padang, Bekasi, Bogor, Banten, hingga Medan. Saat peresmian di Jakarta, HC memiliki 22 orang komite pengurus.