PSSI Gigih Perjuangkan Maarten Paes Bermain untuk Timnas Indonesia
Tim langit 7
Kamis, 20 Juni 2024 - 15:46 WIB
PSSI Gigih Perjuangkan Maarten Paes Bermain untuk Timnas Indonesia
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Federasi sepak bola Indonesia, PSSI, tengah berupaya keras untuk memperjuangkan Maarten Paes, kiper keturunan Indonesia yang kini menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), agar bisa membela Timnas Indonesia. Meski sudah menjadi WNI sejak April 2024, perpindahan asosiasi Paes dari Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) ke PSSI masih terganjal aturan FIFA.
Menurut Statuta FIFA Pasal ke-9 tentang Perpindahan Asosiasi, seorang pemain tidak dapat berganti asosiasi jika pada penampilan terakhirnya di pertandingan resmi untuk asosiasi sebelumnya, pemain tersebut berusia di atas 21 tahun. Dalam kasus Maarten Paes, ia pernah enam kali membela Timnas Belanda U-21, dengan penampilan terakhirnya terjadi pada usia 22 tahun ketika melawan Timnas Belarusia dalam Kualifikasi Euro U-21 2021 pada 15 November 2020.
Namun, PSSI tidak menyerah dan terus berupaya mencari celah agar Paes bisa membela Timnas Indonesia. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa mereka sedang menempuh dua jalur, yakni mengupayakan keringanan dari FIFA dan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS).
"Perkembangan Maarten Paes masih dicoba terus. Masih ada peluang di FIFA, begitu pula di CAS. Berbarengan semua. Kami harus menunggu waktu dari mereka," ujar Arya Sinulingga yang dikutip Kamis (20/6/2024).
Arya optimistis bahwa Maarten Paes akan bisa memperkuat Timnas Indonesia, terutama dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang akan digelar pada September 2024. Dengan demikian, PSSI memiliki waktu sekitar tiga bulan lagi untuk merampungkan permasalahan ini.
"Kami berharap begitu. Maarten Paes ini kan sudah menjadi WNI, datanya juga sudah lengkap semuanya. Kalau tidak ada celah, tidak diajukan ke CAS," imbuh Arya.
Kehadiran Maarten Paes tentu akan menjadi kekuatan baru bagi Timnas Indonesia di bawah arahan Pelatih Shin Tae-yong. Paes, yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998, memiliki garis keturunan dari nenek yang berasal dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Menurut Statuta FIFA Pasal ke-9 tentang Perpindahan Asosiasi, seorang pemain tidak dapat berganti asosiasi jika pada penampilan terakhirnya di pertandingan resmi untuk asosiasi sebelumnya, pemain tersebut berusia di atas 21 tahun. Dalam kasus Maarten Paes, ia pernah enam kali membela Timnas Belanda U-21, dengan penampilan terakhirnya terjadi pada usia 22 tahun ketika melawan Timnas Belarusia dalam Kualifikasi Euro U-21 2021 pada 15 November 2020.
Namun, PSSI tidak menyerah dan terus berupaya mencari celah agar Paes bisa membela Timnas Indonesia. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa mereka sedang menempuh dua jalur, yakni mengupayakan keringanan dari FIFA dan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS).
"Perkembangan Maarten Paes masih dicoba terus. Masih ada peluang di FIFA, begitu pula di CAS. Berbarengan semua. Kami harus menunggu waktu dari mereka," ujar Arya Sinulingga yang dikutip Kamis (20/6/2024).
Arya optimistis bahwa Maarten Paes akan bisa memperkuat Timnas Indonesia, terutama dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang akan digelar pada September 2024. Dengan demikian, PSSI memiliki waktu sekitar tiga bulan lagi untuk merampungkan permasalahan ini.
"Kami berharap begitu. Maarten Paes ini kan sudah menjadi WNI, datanya juga sudah lengkap semuanya. Kalau tidak ada celah, tidak diajukan ke CAS," imbuh Arya.
Kehadiran Maarten Paes tentu akan menjadi kekuatan baru bagi Timnas Indonesia di bawah arahan Pelatih Shin Tae-yong. Paes, yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998, memiliki garis keturunan dari nenek yang berasal dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur.