Tembakan Cepat Ollie Watkins Kejutkan Belanda dan Bawa Inggris ke Final
Nabil
Kamis, 11 Juli 2024 - 06:51 WIB
Tembakan Cepat Ollie Watkins Kejutkan Belanda dan Bawa Inggris ke Final
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Apa sudah waktunya untuk memikirkan ulang pergantian pemain Gareth Southgate? Saat suasana tegang di Stadion BVB dan waktu tambahan hampir tiba, Inggris malah menemukan tenaga ekstra. Dua pemain yang baru masuk lapangan berhasil membawa tim mereka ke final pertama di luar negeri.
Mereka baru saja masuk dari bangku cadangan saat Ollie Watkins menerima umpan Cole Palmer, berbalik menghindari Stefan de Vrij dan melepas tembakan hebat ke gawang Belanda. Sebelumnya Inggris tertinggal karena gol awal yang spektakuler dari Xavi Simons, tapi mereka bangkit lewat penalti Harry Kane. Sayangnya, mereka kehabisan tenaga di babak kedua. Ketika Southgate mengganti Kane dengan Watkins, tidak ada yang mengira dampak besar yang akan dibuat striker itu.
Setelah seharian cuaca panas, hujan deras yang membuat penonton berlarian mencari tempat berlindung sebelum pertandingan dimulai tidak mengurangi kemeriahan suasana. Dengan Tembok Kuning yang terkenal berubah jadi warna oranye cerah malam itu, Belanda langsung tampil menyerang di awal pertandingan.
Kelemahan Inggris terlihat jelas sejak awal. Tujuh menit pertama, mereka lambat bereaksi saat Marc Guéhi, yang kembali sebagai bek tengah kiri setelah absen satu pertandingan, menyundul bola jauh. Declan Rice mengambil alih bola, tapi dia tidak mengatur posisi kakinya dan cepat kehilangan bola oleh Simons.
Dalam turnamen yang banyak gol hebat dari pemain muda berbakat, ini adalah salah satunya. Simons maju dengan mantap, tanpa ragu saat John Stones mundur. Beberapa meter di luar kotak penalti, gelandang itu melepas tendangan kaki kanan ke sudut jauh dan hampir mengejutkan Jordan Pickford. Kiper itu kalah oleh kekuatan tembakan meski tangannya menyentuh bola.
Inggris tertinggal untuk ketiga kalinya berturut-turut. Di sisi kiri, Kieran Trippier meminta rekan-rekannya tetap tenang. Tidak perlu panik. Inggris, yang bermain dengan formasi 3-4-2-1, masih terlihat bagus. Jude Bellingham bermain penuh semangat dan Bukayo Saka lincah di sisi kanan. Phil Foden dan Kobbie Mainoo juga tampil bagus.
Kane sendiri punya sesuatu untuk dibuktikan. Pergerakan sang kapten lebih hidup, lebih bertenaga. Inggris melihat peluang saat Kane, setelah lepas dari penjagaan Virgil van Dijk, menguji Bart Verbruggen dari jarak 25 yard.
Mereka baru saja masuk dari bangku cadangan saat Ollie Watkins menerima umpan Cole Palmer, berbalik menghindari Stefan de Vrij dan melepas tembakan hebat ke gawang Belanda. Sebelumnya Inggris tertinggal karena gol awal yang spektakuler dari Xavi Simons, tapi mereka bangkit lewat penalti Harry Kane. Sayangnya, mereka kehabisan tenaga di babak kedua. Ketika Southgate mengganti Kane dengan Watkins, tidak ada yang mengira dampak besar yang akan dibuat striker itu.
Setelah seharian cuaca panas, hujan deras yang membuat penonton berlarian mencari tempat berlindung sebelum pertandingan dimulai tidak mengurangi kemeriahan suasana. Dengan Tembok Kuning yang terkenal berubah jadi warna oranye cerah malam itu, Belanda langsung tampil menyerang di awal pertandingan.
Kelemahan Inggris terlihat jelas sejak awal. Tujuh menit pertama, mereka lambat bereaksi saat Marc Guéhi, yang kembali sebagai bek tengah kiri setelah absen satu pertandingan, menyundul bola jauh. Declan Rice mengambil alih bola, tapi dia tidak mengatur posisi kakinya dan cepat kehilangan bola oleh Simons.
Dalam turnamen yang banyak gol hebat dari pemain muda berbakat, ini adalah salah satunya. Simons maju dengan mantap, tanpa ragu saat John Stones mundur. Beberapa meter di luar kotak penalti, gelandang itu melepas tendangan kaki kanan ke sudut jauh dan hampir mengejutkan Jordan Pickford. Kiper itu kalah oleh kekuatan tembakan meski tangannya menyentuh bola.
Inggris tertinggal untuk ketiga kalinya berturut-turut. Di sisi kiri, Kieran Trippier meminta rekan-rekannya tetap tenang. Tidak perlu panik. Inggris, yang bermain dengan formasi 3-4-2-1, masih terlihat bagus. Jude Bellingham bermain penuh semangat dan Bukayo Saka lincah di sisi kanan. Phil Foden dan Kobbie Mainoo juga tampil bagus.
Kane sendiri punya sesuatu untuk dibuktikan. Pergerakan sang kapten lebih hidup, lebih bertenaga. Inggris melihat peluang saat Kane, setelah lepas dari penjagaan Virgil van Dijk, menguji Bart Verbruggen dari jarak 25 yard.