Indonesia-Arab Kerjasana Kembangkan Ekosistem Kekayaan Intelektual
Tim langit 7
Senin, 15 Juli 2024 - 06:40 WIB
Indonesia-Arab Kerjasana Kembangkan Ekosistem Kekayaan Intelektual
LANGIT7.ID-Genewa; Indonesia berupaya bekerja sama dengan Arab Saudi untuk mengembangkan ekosistem kekayaan intelektualnya, kata pemerintah, ketika kedua negara menandatangani perjanjian kerja sama di sela-sela pertemuan Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia di Jenewa.
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Indonesia, sebuah departemen di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Otoritas Kekayaan Intelektual Saudi menandatangani nota kesepahaman dalam pertemuan bilateral baru baru ini.
Penandaranganan kerjasama tersebut diwakili oleh ketuanya masing-masing, Min Usihen dari Indonesia dan Abdulaziz bin Mohammed Al-Swailem dari Arab Saudi, yang berada di Swiss untuk menghadiri sidang umum WIPO ke-65 hingga 17 Juli.
“Kami berharap kerangka kerja sama ini dapat menciptakan sinergi dan memberikan manfaat bagi pengelolaan dan pengembangan kekayaan intelektual di Indonesia dan Arab Saudi,” kata Usihen dalam keterangannya.
“Kedua belah pihak sepakat untuk bertukar masukan mengenai tantangan terkait pengembangan sistem IP, serta pembuatan dan pemanfaatan jaringan IP.”
Berdasarkan perjanjian tersebut, Arab Saudi dan Indonesia akan berbagi strategi dan praktik terbaik untuk lebih mengembangkan ekosistem kekayaan intelektual mereka. Hal ini termasuk bertukar pengalaman mengenai penggunaan teknologi terkini di bidangnya, seperti kecerdasan buatan.
Pakta tersebut juga mencakup pengelolaan informasi dan pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia, peraturan dan kebijakan terkait kekayaan intelektual. Dan upaya untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya hak kekayaan intelektual di negara masing-masing.
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Indonesia, sebuah departemen di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Otoritas Kekayaan Intelektual Saudi menandatangani nota kesepahaman dalam pertemuan bilateral baru baru ini.
Penandaranganan kerjasama tersebut diwakili oleh ketuanya masing-masing, Min Usihen dari Indonesia dan Abdulaziz bin Mohammed Al-Swailem dari Arab Saudi, yang berada di Swiss untuk menghadiri sidang umum WIPO ke-65 hingga 17 Juli.
“Kami berharap kerangka kerja sama ini dapat menciptakan sinergi dan memberikan manfaat bagi pengelolaan dan pengembangan kekayaan intelektual di Indonesia dan Arab Saudi,” kata Usihen dalam keterangannya.
“Kedua belah pihak sepakat untuk bertukar masukan mengenai tantangan terkait pengembangan sistem IP, serta pembuatan dan pemanfaatan jaringan IP.”
Berdasarkan perjanjian tersebut, Arab Saudi dan Indonesia akan berbagi strategi dan praktik terbaik untuk lebih mengembangkan ekosistem kekayaan intelektual mereka. Hal ini termasuk bertukar pengalaman mengenai penggunaan teknologi terkini di bidangnya, seperti kecerdasan buatan.
Pakta tersebut juga mencakup pengelolaan informasi dan pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia, peraturan dan kebijakan terkait kekayaan intelektual. Dan upaya untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya hak kekayaan intelektual di negara masing-masing.