Unusia Segera Gelar Sidang Etik untuk Nahdliyin yang Temui Presiden Israel
Tim langit 7
Senin, 15 Juli 2024 - 21:17 WIB
Lima warga NU bertemu Presiden Israel Isaac Herzog (Foto: istimewa)
Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) segera menggelar sidang etik untuk salah seorang pengajarnya, yaitu Zainul Maarif yang ikut menemui Presiden Israel, Isaac Herzog.
Zainul Maarif merupakan pengajar filsafat di Unusia yang turut menemui Presiden Israel bersama empat orang lainnya.
"Unusia akan menggelar sidang etik terhadap Saudara Zainul Maarif untuk mempertanggungjawabkan aktivitas yang bersangkutan mengingat kunjungan tersebut berdampak langsung bagi reputasi Unusia dan bertentangan dengan dengan nilai-nilai yang dianut Unusia," ujar Kepala Biro Humas Unusia, Dwi Putri, dikutip dari NU Online, Senin (15/7/2024).
Unusia menganggap pertemuan Zainul Maarif dan Presiden Israel adalah pertemuan secara individual, sehingga tidak ada kaitan apa pun dengan kampus.
Baca juga:PBNU Sesalkan 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel: Mereka Tak Paham Geopolitik
"Pertemuan Saudara Zainul Maarif dengan Presiden Israel adalah aktivitas individual dan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan Unusia sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Perkumpulan Nahdlatul Ulama yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Indonesia," jelas Dwi Putri.
Dwi menegaskan bahwa Unusia mendukung sepenuhnya kemerdekaan Palestina dan mengecam keras praktik genosida oleh Israel terhadap bangsa Palestina yang sejak Oktober 2023 hingga kini masih berlangsung.
Zainul Maarif merupakan pengajar filsafat di Unusia yang turut menemui Presiden Israel bersama empat orang lainnya.
"Unusia akan menggelar sidang etik terhadap Saudara Zainul Maarif untuk mempertanggungjawabkan aktivitas yang bersangkutan mengingat kunjungan tersebut berdampak langsung bagi reputasi Unusia dan bertentangan dengan dengan nilai-nilai yang dianut Unusia," ujar Kepala Biro Humas Unusia, Dwi Putri, dikutip dari NU Online, Senin (15/7/2024).
Unusia menganggap pertemuan Zainul Maarif dan Presiden Israel adalah pertemuan secara individual, sehingga tidak ada kaitan apa pun dengan kampus.
Baca juga:PBNU Sesalkan 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel: Mereka Tak Paham Geopolitik
"Pertemuan Saudara Zainul Maarif dengan Presiden Israel adalah aktivitas individual dan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan Unusia sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Perkumpulan Nahdlatul Ulama yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Indonesia," jelas Dwi Putri.
Dwi menegaskan bahwa Unusia mendukung sepenuhnya kemerdekaan Palestina dan mengecam keras praktik genosida oleh Israel terhadap bangsa Palestina yang sejak Oktober 2023 hingga kini masih berlangsung.