home global news

Fadli Zon Bertemu Presiden Majelis Umum PBB di New York

Selasa, 16 Juli 2024 - 07:31 WIB
Fadli Zon Bertemu Presiden Majelis Umum PBB di New York
LANGIT7.ID-New York: Ketua Kerjasama Antar Parlemen, Dr Fadli Zon, Senen(15/7/2024) bertemu dengan President United Nations General Assembly (UNGA) / Presiden Majelis Umum PBB H.E. Dennis Francis, di Markas Besar PBB, New York, US. Dalam kunjungan kehormatan tersebut, Fadli Zon menyampaikan beberapa hal yakni diantaranya peran vital dan kepemimpinan Presiden Majelis Umum dalam memperkuat PBB untuk isu-isu Palestina, harapan terkait KTT Untuk Masa Depan (UN Summit for the Future), hingga peningkatan peran diplomasi parlemen di PBB.

"Saya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan UNRWA Pledging Conference, pekan lalu, yang menjadi penegas komitmen global akan pendanaan UNRWA. Organisasi tersebut penting bagi penanganan situasi kemanusiaan saudara kita di Palestina," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon juga memberikan apresiasi atas keputusan Majelis Umum, yang memberi hak-hak istimewa ke Palestina dan meminta Dewan Keamanan (DK) meninjau ulang rekomendasi keanggotaan Palestina.

Isu mengenai KTT untuk masa depan menjadi subyek pembahasan, nenurutnya, cukup signifikan, terutama berkaitan dengan isu reformasi PBB dan DK PBB, sorotan spesifik terkait meningkatnya permukaan air laut, antimicrobial resistance (AMR), hingga potensi dan tantangan kecerdasan buatan (AI) menjadi pembahasan tersendiri bersama Presiden Majelis Umum PBB.

Penggunaan AI saat ini, kata Fadli Zon, telah berkembang secara masif dan pesat sehingga pemanfaatannya perlu menjadi perhatian khusus. H.E. Dennis Francis menyampaikan pentingnya negara anggota PBB untuk memahami penggunaan AI secara komprehensif. Dia berharap parlemen dapat berkontribusi lebih jauh dalam memaksimalkan dampak positif dan mencegah dampak negatif penggunaan AI melalui pertukaran praktik cerdas dan penguatan legislasi.

Sebagai penutup, dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua GOPAC, Fadli Zon menyampaikan harapan agar organisasi tersebut mendapatkan status Pengamat Tetap di Majelis Umum. Saat ini ada tiga organisasi antarparlemen, yakni IPU, Parliamentary Assembly of the Mediterranean (PAM) dan Latin American Parliament (Parlatino) yang menjadi Pengamat Tetap di Majelis Umum PBB.(*/saf)
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya