home global news

BRI Cetak Laba Bersih Rp29,9 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:57 WIB
BRI Cetak Laba Bersih Rp29,9 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi

LANGIT7.ID-, Jakarta- - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil mencatatkan kinerja positif dan berkelanjutan hingga akhir triwulan II 2024. Bank pelat merah ini membukukan laba bersih sebesar Rp29,9 triliun per Juni 2024, didukung oleh pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga yang tumbuh double digit.

Direktur Utama BRI, Sunarso, memaparkan bahwa hingga akhir Juni 2024, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.336,78 triliun atau tumbuh 11,2 persen year on year (yoy). Pertumbuhan kredit ini membuat aset BRI meningkat 9,54 persen yoy menjadi Rp1.977,37 triliun.

"Sampai akhir triwulan II 2024, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.336,78 triliun atau tumbuh 11,2 persen year on year. Dan dari penyaluran kredit tersebut, segmen UMKM masih mendominasi penyaluran kredit BRI yang porsinya mencapai 81,96 persen dari total penyaluran kredit BRI atau sekitar Rp1.095,64 triliun kredit BRI disalurkan kepada segmen UMKM," ujar Sunarso dalam webinar, Kamis (25/7/2024).

Pertumbuhan kredit BRI diikuti dengan penyaluran yang selektif dan prudent, sehingga mampu menjaga kualitas kredit yang disalurkan. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) terjaga di level 3,05 persen dengan rasio coverage mencapai 211,6 persen.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga tumbuh 11,61 persen mencapai Rp1.389,66 triliun, didominasi oleh giro dan tabungan yang tumbuh 7,66 persen yoy. Porsi dana murah BRI mencapai 63,17 persen atau sebesar Rp877,9 triliun.

BRI juga berhasil meningkatkan pendapatan berbasis komisi (fee-based income) menjadi Rp11,26 triliun, tumbuh 10,15 persen dibandingkan periode sebelumnya.

"Di tengah ketatnya likuiditas perbankan nasional sebagai dampak dari era suku bunga tinggi, BRI berhasil menjaga rasio likuiditas pada level yang memadai. Di mana loan to deposit ratio kita atau LDR pada akhir triwulan II 2024 tercatat sebesar 86,59 persen," jelas Sunarso.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya