Nadal Tak Sanggup Lawan Djokovic, Keperkasaannya Benar Benar Hilang
Tim langit 7
Selasa, 30 Juli 2024 - 06:11 WIB
Nadal Tak Sanggup Lawan Djokovic, Keperkasaannya Benar Benar Hilang
LANGIT7.ID-Paris; Rafael Nadal memberikan ciuman kepada para penggemarnya saat ia berjalan keluar lapangan Philippe Chatrier pada Senin (29/7/2024).
Meskipun terliat menyembunyikan rasa kecewanya karena keperkasaannya di lapangan terliat hilang, Nadal tetap berusaha menghibur diri dengan melempar senyum pada fans-nya.
Peraih medali emas tenis Olimpiade dua kali ini tersingkir pada putaran kedua kompetisi tunggal di Paris 2024 karena kalah dari rival beratnya Novak Djokovic 6-1, 6-4
Petenis Serbia itu tampil luar biasa dalam pertandingan head-to-head ke-60 mereka yang hampir membuat Nadal kewalahan di rumah spiritualnya di Stade Roland Garros, tempat ia memenangkan 14 dari 22 gelar Grand Slamnya.
Namun rekor yang patut ditiru itu tidak bisa menyelamatkannya dari kekuatan alam yang ada dalam lagu Djokovic, yang menjadi first blood.
Penghancuran total Nadal oleh Djokovic akan menjadi balasan manis atas rasa sakit yang ditimbulkan superstar Spanyol itu padanya di Olimpiade sebelumnya. Petenis Spanyol itu mengalahkan Djokovic di semifinal diBeijing 2008dalam perjalanannya meraih medali emas tunggal dan kemudian memenangkan ganda putra diRio 2016.
Penonton disuguhi bentrokan dua raksasa olahraga ini di putaran kedua turnamen saat Djokovic mengincar medali emas Olimpiade pertamanya dan Nadal mengincar medali emas ketiga.
Meskipun terliat menyembunyikan rasa kecewanya karena keperkasaannya di lapangan terliat hilang, Nadal tetap berusaha menghibur diri dengan melempar senyum pada fans-nya.
Peraih medali emas tenis Olimpiade dua kali ini tersingkir pada putaran kedua kompetisi tunggal di Paris 2024 karena kalah dari rival beratnya Novak Djokovic 6-1, 6-4
Petenis Serbia itu tampil luar biasa dalam pertandingan head-to-head ke-60 mereka yang hampir membuat Nadal kewalahan di rumah spiritualnya di Stade Roland Garros, tempat ia memenangkan 14 dari 22 gelar Grand Slamnya.
Namun rekor yang patut ditiru itu tidak bisa menyelamatkannya dari kekuatan alam yang ada dalam lagu Djokovic, yang menjadi first blood.
Penghancuran total Nadal oleh Djokovic akan menjadi balasan manis atas rasa sakit yang ditimbulkan superstar Spanyol itu padanya di Olimpiade sebelumnya. Petenis Spanyol itu mengalahkan Djokovic di semifinal diBeijing 2008dalam perjalanannya meraih medali emas tunggal dan kemudian memenangkan ganda putra diRio 2016.
Penonton disuguhi bentrokan dua raksasa olahraga ini di putaran kedua turnamen saat Djokovic mengincar medali emas Olimpiade pertamanya dan Nadal mengincar medali emas ketiga.