Milenial dan Gen Z Disebut Sadar Investasi tapi Lalai Asuransi
Esti setiyowati
Kamis, 08 Agustus 2024 - 16:00 WIB
ilustrasi
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), mencatat terdapat 13,07 juta investor di pasar modal Indonesia per semester I 2024. Dari jumlah tersebut 55,38 persen di antaranya adalah generasi milenial dan generasi Z yang berusia di bawah 30 tahun.
Data ini selaras dengan kondisi di lapangan beberapa tahun terakhir, di mana generasi muda Indonesia semakin melek dengan investasi.
Sayangnya kesadaran berinvestasi tidak dibarengi dengan kesiapan finansial lain yaitu dana darurat dan asuransi, khususnya asuransi kesehatan.
Berdasarkan survei yang dilakukan IDN Research Institute dalam Indonesia Gen-Z Report 2024, 26 persen responden Gen-Z belum menyiapkan dana darurat sama sekali dan sebanyak 23 persen responden tidak mengalokasikan pendapatannya untuk asuransi dan biaya kesehatan.
Baca juga:Program Wardah Inspiring Teacher 2024 Dibuka, untuk Para Guru Silakan Bergabung
Menurut Head of Investment Communication & Fund Development di Allianz Life Indonesia, Meta Lakhsmi, dua hal mendasar tersebut seringkali kurang diperhatikan.
"Kedua hal ini yang seringkali kurang diperhatikan. Tanpa perlindungan asuransi yang memadai, masalah kesehatan bisa saja menyebabkan beban keuangan yang besar karena biaya pengobatan," kata Meta Lakshmi dalam workshop media bertema “Health Insurance 101: Pilih Standalone atau Unit Link Rider?” yang digelar secara virtual pada Rabu, (7/8/2024) kemarin.
Data ini selaras dengan kondisi di lapangan beberapa tahun terakhir, di mana generasi muda Indonesia semakin melek dengan investasi.
Sayangnya kesadaran berinvestasi tidak dibarengi dengan kesiapan finansial lain yaitu dana darurat dan asuransi, khususnya asuransi kesehatan.
Berdasarkan survei yang dilakukan IDN Research Institute dalam Indonesia Gen-Z Report 2024, 26 persen responden Gen-Z belum menyiapkan dana darurat sama sekali dan sebanyak 23 persen responden tidak mengalokasikan pendapatannya untuk asuransi dan biaya kesehatan.
Baca juga:Program Wardah Inspiring Teacher 2024 Dibuka, untuk Para Guru Silakan Bergabung
Menurut Head of Investment Communication & Fund Development di Allianz Life Indonesia, Meta Lakhsmi, dua hal mendasar tersebut seringkali kurang diperhatikan.
"Kedua hal ini yang seringkali kurang diperhatikan. Tanpa perlindungan asuransi yang memadai, masalah kesehatan bisa saja menyebabkan beban keuangan yang besar karena biaya pengobatan," kata Meta Lakshmi dalam workshop media bertema “Health Insurance 101: Pilih Standalone atau Unit Link Rider?” yang digelar secara virtual pada Rabu, (7/8/2024) kemarin.