Dilarang Mager di Hari Senin, Ini 7 Keistimewaannya dalam Islam
Esti setiyowati
Senin, 12 Agustus 2024 - 11:00 WIB
ilustrasi
Senin dinilai sebagai hari yang paling tidak disukai dalam sepekan. Bahkan ada istilah yang disematkan para pekerja dan pelajar untuk hari Senin ini yaitu I don't like Monday.
Padahal dalam pandangan Islam, Senin adalah hari baik yang memiliki sejumlah keistimewaan. Menukil buku "Super Jenius dengan Mukjizat Puasa Senin Kamis" karya Rizeem Aizid, banyak peristiwa yang terjadi di hari Senin dan Kamis yang membuatnya menjadi hari favorit Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasalam.
1. Hari kelahiran Rasulullah SAW
Nabi Muhammad SAW lahir di kota suci Mekkah pada hari Senin, tepatnya 12 Rabiul Awal tahun 571 Masehi. Selain hari kelahiran nabi, berbagai peristiwa penting terjadi pada Senin, sebagai tanda kemuliaan dan keutamaan sang nabi pembawa risalah, Rasulullah SAW.
Ibnu Abbas ra meriwayatkan bahwa Aminah ra berkata, "Ketika aku melahirkan Rasulullah SAW, bersamanya keluar suatu cahaya yang menerangi ruang di antara timur dan barat. Ia lalu terjatuh ke tanah, bersandar pada kedua tangannya, mengambil segenggam tanah, menggenggamnya, kemudian menengadahkan tangan ke langit."
Baca juga:Masjid di Komplek Bidakara Bikin Sholat Ingin Berlama-lama
Dari hadis Abu Qatadah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
Padahal dalam pandangan Islam, Senin adalah hari baik yang memiliki sejumlah keistimewaan. Menukil buku "Super Jenius dengan Mukjizat Puasa Senin Kamis" karya Rizeem Aizid, banyak peristiwa yang terjadi di hari Senin dan Kamis yang membuatnya menjadi hari favorit Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasalam.
1. Hari kelahiran Rasulullah SAW
Nabi Muhammad SAW lahir di kota suci Mekkah pada hari Senin, tepatnya 12 Rabiul Awal tahun 571 Masehi. Selain hari kelahiran nabi, berbagai peristiwa penting terjadi pada Senin, sebagai tanda kemuliaan dan keutamaan sang nabi pembawa risalah, Rasulullah SAW.
Ibnu Abbas ra meriwayatkan bahwa Aminah ra berkata, "Ketika aku melahirkan Rasulullah SAW, bersamanya keluar suatu cahaya yang menerangi ruang di antara timur dan barat. Ia lalu terjatuh ke tanah, bersandar pada kedua tangannya, mengambil segenggam tanah, menggenggamnya, kemudian menengadahkan tangan ke langit."
Baca juga:Masjid di Komplek Bidakara Bikin Sholat Ingin Berlama-lama
Dari hadis Abu Qatadah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,