home global news

5 Rabbi Israel Kecam Doa Yahudi di Al-Aqsa Setelah Kunjungan Menteri Kontroversial

Kamis, 15 Agustus 2024 - 08:02 WIB
5 Rabbi Israel Kecam Doa Yahudi di Al-Aqsa Setelah Kunjungan Menteri Kontroversial
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Lima rabbi berpengaruh Israel pada hari Rabu mengecam doa-doa Yahudi di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang dianeksasi. Mereka menegaskan bahwa situs suci tersebut tetap "sangat dilarang" bagi orang Yahudi setelah kunjungan seorang menteri sayap kanan ekstrem.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menuai kecaman global ketika ia dan sekitar 3.000 jemaah Yahudi lainnya menentang larangan lama tentang doa non-Muslim di situs tersebut pada hari Selasa. Tempat ini dikenal oleh orang Yahudi sebagai Bukit Bait Suci.

Kompleks tersebut, yang merupakan situs suci ketiga dalam Islam, telah menjadi simbol identitas nasional Palestina. Ini juga merupakan tempat paling suci dalam agama Yahudi, dihormati sebagai lokasi kuil kuno yang dihancurkan oleh Romawi pada tahun 70 Masehi.

"Mereka ini adalah preman berpakaian agama yang hanya memicu ketegangan," kata Rabbi David Cohen, anggota badan pembuat kebijakan yang terkait dengan salah satu dari dua partai ultra-Ortodoks dalam koalisi pemerintah Israel, dalam pernyataan video bersama.

Empat rabbi terkemuka lainnya yang diikuti oleh banyak Yahudi Ortodoks membuat komentar serupa.

"Sangat dilarang memasuki Bukit Bait Suci," kata Avigdor Nebenzahl, rabbi Kota Tua Yerusalem.

Larangan atas dasar agama, berdasarkan risiko melakukan penodaan dengan menginjak Tempat Maha Suci dari tempat suci kuno, telah dipertanyakan oleh beberapa rabbi dari gerakan Zionis religius yang diikuti oleh Ben-Gvir.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya