LANGIT7.ID-Beijing; Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China mengungkapkan Hyundai Ioniq V dalam katalog berkas regulasi terbarunya menjelang peluncuran sedan tersebut di pasar.
Ioniq V sebelumnya melakukan debut global di Pameran Mobil Beijing 2026 pada bulan April sebagai bagian dari strategi EV Hyundai yang diperluas dan difokuskan untuk China.
Platform E-GMP dengan Strategi Dua PenggerakIoniq V dibangun di atas platform listrik E-GMP milik Hyundai dan akan tersedia dalam konfigurasi baterai-listrik murni (BEV) serta listrik jarak jauh (EREV).
Berkas regulasi menunjukkan bahwa sedan ini mendukung pengisian cepat 800V dan menggunakan sistem penggerak listrik efisiensi tinggi. Model ini juga mengintegrasikan mitra teknologi, termasuk Momenta, Qualcomm, CATL, model bahasa besar Baidu Wenxin, dan Volcano Engine.
Sedan ini memiliki panjang 4900 mm, lebar 1890 mm, dan tinggi 1470 mm, dengan jarak sumbu roda 2900 mm.
Eksterior Bergaya CoupeIoniq V mengadopsi desain sedan fastback yang rendah, bukan tampilan SUV kotak yang umum terlihat di pasar EV China.
Sorotan eksterior yang ditampilkan dalam berkas MIIT meliputi pintu tanpa bingkai, velg aerodinamis berukuran besar, dan desain lampu belakang penuh "star-track". Beijing Hyundai menyatakan bahwa model ini dikembangkan oleh tim desain Hyundai China khusus untuk pembeli di China.
Di bagian dalam, perusahaan sebelumnya mengonfirmasi adanya layar 4K ultra tipis 27-inci, sistem pencahayaan ambient, dan HUD dengan merek "Cyber Eye".
Chip Qualcomm 8295 dan Sistem MomentaModel ini diperkirakan akan dilengkapi dengan chip kokpit Snapdragon 8295 dari Qualcomm bersama dengan dukungan ganda model AI besar.
Hyundai juga mengatakan bahwa Ioniq V akan mengadopsi fungsi pengemudian bantuan L2+ dari Momenta.
Pada Pameran Mobil Beijing bulan April lalu, CEO Hyundai Motor, José Muñoz, mengatakan bahwa pihak berencana meluncurkan 20 model baru di China dalam lima tahun ke depan, termasuk EV, EREV, hybrid, dan kendaraan bensin.
Konteks Pasar ChinaPenjualan Hyundai di China mencapai 8.909 kendaraan pada Maret 2026, turun 17,6% dibandingkan tahun sebelumnya, menurut China EV DataTracker. Perusahaan ini memiliki pangsa pasar 0,5% selama bulan tersebut. Hyundai menjual 6.603 kendaraan pada Februari dan 11.401 kendaraan pada Januari 2026.
Ioniq V adalah salah satu produk EV pertama yang difokuskan untuk China dan diluncurkan di bawah strategi lokalisasi terbaru Hyundai untuk pasar China.(*/saf/carnewschina)
(lam)