home wisata halal

Perjalanan DR Mukhaer Pakkanna Menyusuri Baghdad, Kunjungi Tempat Kelahiran Saddam Hussein dan Imam Mahdi

Kamis, 29 Agustus 2024 - 16:48 WIB
Perjalanan DR Mukhaer Pakkanna Menyusuri Baghdad, Kunjungi Tempat Kelahiran Saddam Hussein dan Imam Mahdi
LANGIT7.ID- Sahabatku... Rabu (28/8), saya menginjakkan kaki di kota mungil nan eksotik, Samarra, ibukota Provinsi Shalahudin, bagian Utara Baghdad. Letaknya antara Tikrit dan Baghdad (125 km) atau sisi timur sungai Tigris, yg mayoritas mashab Sunni. Membaca Tikrit memori sayatertuju pada tempat kelahiran sosok despotik Saddam Husein. Presiden Irak 1979 - 2003, yangdigulingkan AS dengankekuatan proksi, karena dianggap berkhianat atas kepentingan AS.

Sahabatku... kota Samarra oleh mashab Syiah dianggap sebagaitempat kelahiran Muhammad al-Mahdi (868H) atau imam Syiah ke 12 (imam terakhir), yangacap disebut Imam Mahdi. Imam yangdiangkat menjadi imamah pada usia belia, 5 tahunsepeninggal ayahnya imam Hasan Askari. Imam Mahdi diaggap sebagaiseorang pemimpinmuslimbiasa yangdiberi petunjuk danprivilige oleh Allahtuk dijadikankhalifah.

Tujuannya, menghancurkan semuakezaliman dan menegakkan kembali syariat Islam semurni2nya. Maka, di bawah pimpinan Al-Mahdi,imaji keadilanditegakkan di muka bumi, sebelum datangnya harikiamat (disorder). Kalangan Syiah berhujjah, bahwa ia menjadipemimpin yangjujur danadil karena akan meredistribusi aset/hartanya untuk kemajuan umat.

Sahabtku... Sekadar catatan pinggir, Samarra adalah kota kuno yangnan cantik, karena diapit tepi timur Sungai Tigris dan dikelilingi dua anak sungai (Al Qatul n Al Yahud,), sehingga keelokannya mirip sebuah pulau. Keelokan posisi itu, kemudian dipersolek lagioleh tangan dingin para arsitek pilihan dari pelbagai negeri Islam. Desain menara Samarra yangsangat khas menjadi ikon kota yangdisesaki dengan istana dan taman indah.

Salah satu bangunan monumental di kota Samarra adalah Masjid Agung Samarra. Masjid Agung Samarra ini dibangun abad ke-9 oleh Khalifah al- Mutawakkil, khalifah ke-10 Dinasti Abbasiyah. Ihwal ini mengingatkan pada menara Babel di masa kerajaan Babilonia di Mesopotamia.

Sahabtku...Menara ini terbuat dari batu pasir, di bagian atas menara merupakan ruangan dari kayu yg digunakan tuk mengumandangkan adzan. UNESCO menyematkan Masjid Agung Samarra ini, masuk pada daftar tempat bersejarah di dunia atau World Heritage Sites 2007. Masya Allah..(saf)
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya