home global news

Kapal Tanker Yunani Terbakar di Laut Merah, Ancam Bencana Lingkungan

Ahad, 01 September 2024 - 09:01 WIB
Kapal Tanker Yunani Terbakar di Laut Merah, Ancam Bencana Lingkungan
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kapal tunda diperkirakan akan mulai menarik kapal tanker minyak Yunani yang rusak pada hari Minggu, menurut pernyataan Menteri Luar Negeri Houthi Yaman, Jamel Amer.

Kapal bernama Sounion saat ini masih terapung dan terbakar di Laut Merah, menimbulkan ancaman bencana lingkungan setelah diserang oleh pasukan Houthi pada 21 Agustus lalu.

Kapal tanker berbendera Yunani ini dilaporkan telah dipasangi bahan peledak oleh kelompok Houthi dan sumber-sumber maritim. Sounion membawa sekitar 1 juta barel minyak mentah, menjadikannya potensi bencana lingkungan yang serius jika tumpah.

"Kapal tunda diperkirakan tiba besok, Minggu, untuk mulai menarik kapal Sounion," ujar Amer dalam pernyataan di Facebook. Sebelumnya pada hari Rabu, kelompok Houthi menyatakan akan mengizinkan tim penyelamat untuk menarik kapal yang telah terbakar sejak 23 Agustus ke tempat yang aman.

Jika terjadi tumpahan, dikhawatirkan akan menjadi salah satu tumpahan minyak terbesar dari kapal dalam sejarah. Hal ini berpotensi menyebabkan bencana lingkungan di wilayah yang sulit diakses. Sumber-sumber menyebutkan bahwa operasi penyelamatan akan memerlukan inspeksi dan survei kapal untuk menentukan apakah dapat ditarik ke pelabuhan atau perlu dilakukan transfer kargo antar kapal.

Militan Houthi telah melakukan beberapa serangan, termasuk memasang bom, pada kapal Sounion sepanjang 900 kaki (274 meter) yang dioperasikan oleh Delta Tankers yang berbasis di Athena. Kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran ini telah melancarkan kampanye terhadap pelayaran komersial untuk mendukung warga Palestina dalam perang antara Israel dan Hamas di Gaza.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya