Serikat Buruh Israel Geram, Umumkan Mogok Nasional
Nabil
Senin, 02 September 2024 - 05:30 WIB
Serikat Buruh Israel Geram, Umumkan Mogok Nasional
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Israel berada di ambang mogok nasional setelah serikat buruh terbesar, Histadrut, menyerukan mogok mulai pukul 6 pagi pada hari Senin (03.00 GMT). Ketua serikat, Arnon Bar-David, mendesak semua pekerja sipil untuk bergabung dalam aksi ini, yang bertujuan menekan pemerintah agar mencapai kesepakatan untuk membebaskan sandera Israel yang masih ditahan oleh Hamas di Gaza. Bandara Ben Gurion, pusat transportasi udara utama Israel, juga akan ditutup mulai pukul 8 pagi (05.00 GMT).
Meskipun untuk saat ini mogok hanya berlangsung satu hari, Bar-David menekankan kekecewaannya terhadap pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang gagal membawa para sandera kembali hidup-hidup. Dalam seminggu terakhir, selusin jenazah sandera telah dibawa pulang ke Israel, sementara sekitar 101 lainnya masih berada dalam penahanan, dengan dugaan sepertiganya sudah tidak bernyawa.
“Negara ini tidak boleh terus-menerus mengabaikan kondisi ekonominya,” kata Bar-David dalam konferensi pers. “Israel harus kembali ke rutinitas yang wajar... Kita harus mencapai kesepakatan. Kesepakatan lebih penting dari segalanya. Kita menerima kantong jenazah, bukannya kesepakatan."
Meskipun untuk saat ini mogok hanya berlangsung satu hari, Bar-David menekankan kekecewaannya terhadap pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang gagal membawa para sandera kembali hidup-hidup. Dalam seminggu terakhir, selusin jenazah sandera telah dibawa pulang ke Israel, sementara sekitar 101 lainnya masih berada dalam penahanan, dengan dugaan sepertiganya sudah tidak bernyawa.
“Negara ini tidak boleh terus-menerus mengabaikan kondisi ekonominya,” kata Bar-David dalam konferensi pers. “Israel harus kembali ke rutinitas yang wajar... Kita harus mencapai kesepakatan. Kesepakatan lebih penting dari segalanya. Kita menerima kantong jenazah, bukannya kesepakatan."
(lam)