home masjid

Lora Ismail Al-Kholili Kritik Cara Berpikir GenZI: Kalau Gak Viral Gak Eksis

Selasa, 10 September 2024 - 12:00 WIB
Lora Ismail Al-Kholili dari Pesantren Syaikhona Muhammad Kholil, Demangan, Bangkalan, Madura.Foto/dok MAS
Lora Ismail Al-Kholili dari Pesantren Syaikhona Muhammad Kholil, Demangan, Bangkalan, Madura, menyampaikan kritik terhadap Generasi Z terkait “mindset viralitas” saat berbicara di hadapan ribuan peserta “Majelis Subuh GenZI” (MSG) di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Minggu.

“Generasi Z (GenZI/Generasi Z Islami) itu generasi unik, generasi stroberi, generasi yang menarik dari luar tapi lembek di dalam. Karena memang mengalami krisis role model (teladan/panutan),” katanya.

Menurut generasi keenam dari Pesantren Syaikhona Muhammad Kholil itu, Generasi Z mengalami krisis “role model” karena memiliki “mindset viralitas” yang mengukur sukses dan eksistensi dari viral-tidaknya apa yang diposting di media sosial (medsos/sosmed).

Baca juga:7 Tempat Mustajab di Masjidil Haram, Jamaah Umrah Wajib Tahu!

“Nggak eksis kalau nggak viral. Jadi berharga, bermakna, atau berpengaruh-tidaknya seseorang itu diukur dari postingan yang viral. Itu (viralitas) merupakan pengaruh dari gadget/hanpdhone, nggak viral, nggak eksis, nggak bermakna atau nggak berharga kalau apa yang di-posting tidak viral, bahkan kalau ada postingan yang kurang viral, maka langsung di-delete,” tambahnya dikutip dari laman Masjid Al Akbar Surabaya.

Padahal, kata lora milenial itu, mindset (cara berpikir) yang berpatokan viralitas itu memiliki dua dampak negatif yang bisa membuatnya gagal yakni budaya instan (dimanjakan teknologi) dan masalah kejiwaan (penyakit mental).

“Kalau kita dimanjakan oleh teknologi atau dipengaruhi gadget, maka kita akan menjadi ‘mager’ atau malas gerak, yang dampaknya membuat kita menjadi tidak sabaran atau mau menjalani proses. Nonton film pun ingin yang pendek, atau dipendekkan sendiri,” katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya