home wirausaha syariah

Menerjang Ombak Demi Melistriki Kepulauan Masaloka Raya

Ahad, 12 September 2021 - 09:00 WIB
Petugas PLN saat memasang listrik di kepulauan Masaloka Raya. Foto: Humas PLN
Debur ombak lautan menemani perjalanan petugas PLN menuju Kepulauan Masaloka Raya di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Perjalanan 4 jam menempuh jarak 163 Km dari Kota Kendari hingga Pantai Tanjung Tabako harus dilalui.

Tak sampai di situ, perjalanan masih harus melaju sekitar 25 menit dengan menggunakan kapal kayu. Di tengah ombak menuju Kepulauan Masaloka Raya, dedikasi PLN untuk menerangi negeri semakin terasa.

Baca juga:PLN Berhasil Nyalakan Listrik di 1.512 Desa, Rasio Elektrifikasi Bengkulu Capai 99,93 Persen

Ini satu dari sekian banyak kisah insan PLN yang berjuang menghadirkan kelistrikan ke daerah-daerah pelosok negeri. Seperti kepulauan yang merupakan bagian dari kecamatan di Bombana ini.

“Meski sulit dan menantang, tapi ini sudah menjadi komitmen kami untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok tanah air. Dengan kolaborasi, tentu lokasi-lokasi terpencil bisa menjadi lebih mudah dan capaian 100 persen elektrifikasi bisa segera tercapai,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar), Awaluddin Hafid.

Awaluddin mengisahkan bagaimana pihaknya bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bombana, berhasil menghadirkan listrik ke 5 desa di Kepulauan Masaloka Raya. Adapun lima desa tersebut antara lain Desa Masaloka Timur, Desa Masaloka, Desa Masaloka Barat, Desa Batu Lamburi, dan Desa Masaloka Selatan.

Semua desa ini berada dalam satu kepulauan yang memiliki luas 2,66 km persegi atau sekitar 0,08 dari luas wilayah Bombana. Wilayahnya berbatasan dengan laut Kendari di sisi utara serta selat Tiworo di sisi timur dan laut Kabaena di sisi Selatan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
listrik pln menerjang ombak kepulauan masaloka raya
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya